spot_img
Sabtu, Juli 13, 2024
spot_img

Teriakan Kesedihan dan Putus Asa tak Mempan Hentikan Pembakaran Alquran

KNews.id –  Malik Shahza merasa sangat tidak nyaman dengan kegiatan yang terjadi di depan matanya. Pembakaran Alquran lagi-lagi terjadi di Swedia. Warga negara Pakistan pun menyerukan diakhirinya tindakan penodaan kitab suci Islam yang berulang di negara Eropa itu.

Dia mengungkapkan kesedihannya saat menyaksikan kitab suci umat Islam dibakar oleh Salwan Momika, seorang pengungsi Irak yang berbasis di Swedia, di depan Kedutaan Besar Pakistan di Stockholm.

- Advertisement -

“Tolong jangan bakar Alquran, apa yang kamu lakukan bukanlah hal yang baik. Aku merasa tidak enak badan, aku tidak bisa tidur.

Aku adalah orang yang telah menjalani operasi bypass. Mengapa kamu terus melakukan membakar Alquran? Mengapa Anda datang jauh-jauh ke Kedutaan Besar Pakistan, yang saya anggap sebagai rumah saya, dan membakar Alquran? Saya sakit, saya tidak bisa tidur, tolong akhiri ini. Mengapa polisi mengizinkan hal ini?”  ujar Shahza meratap keadaan.

Tapi, polisi segera turun tangan, bukan mengamankan Momika. Mereka justru membungkam Shahza, mengawalnya keluar dari area tersebut untuk ditahan sebentar. (Zs/Rep)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini