spot_img
Rabu, Juni 26, 2024
spot_img

5 Hal Menjelang Pansel KPK Diumumkan, Ujian Jokowi hingga Seleksi Anggota Panitia

KNews.id – Jakarta, Masa jabatan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dan Dewan Pengawas lembaga antirasuah periode 2019-2023 akan berakhir pada Desember 2024. Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai menyusun panitia seleksi atau pansel KPK untuk menyaring pimpinan periode berikutnya sesuai dengan undang-undang.

Pansel bertugas menyeleksi para calon pimpinan KPK sebelum diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan.Pansel akan diumumkan pada Mei 2024.

- Advertisement -

1. Ujian bagi Jokowi

Menurut Novel Baswedan, pembentukan seleksi panitia ini menjadi ujian terakhir bagi pemerintahan Jokowi. “Ini ujian terakhir pemerintah, apakah ada keinginan untuk memberantas korupsi atau tidak,” kata Novel.

- Advertisement -

Novel Baswedan menyebut ada pengalaman buruk dari panitia seleksi pada 2019. “Pengalaman buruk dari pansel Pimpinan KPK sudah nyata, hasilnya justru merusak KPK. Selain dengan revisi UU KPK itu sendiri dan tindakan-tindakan lain,” kata dia.

2. Rekam Jejak

- Advertisement -

Ketua IM57+ Institute, Praswad Nugraha, menanggapi seleksi panitia yang tengah berlangsung. Menurut dia, sikap Presiden Jokowi terhadap KPK akan ditentukan dalam proses seleksi ini. Pelemahan KPK, kata dia, melalui revisi Undang-Undang pada 2019 berdampak signifikan terhadap rekam jejak buruk lembaga ini.

“Sikap Presiden terhadap KPK akan ditentukan pada proses seleksi ini, sehingga tidak perlu upaya luar biasa untuk melihat apakah ada sikap serius dari Presiden untuk pembenahan KPK,” kata Praswad.

Menurut Praswad apabila calon pimpinan KPK bermasalah tetap dipilih, artinya tak ada perubahan terhadap proses pemilihan. “Saat itu (2019) saya selaku Ketua Advokasi WP KPK telah menyampaikan seluruh informasi tentang track record capim, tetapi ternyata hanya jadi basa basi belaka tanpa kelanjutan. Makin bermasalah maka semakin dipilih. Artinya tidak ada perubahan sikap,” kata Praswad.

3. Komposisi Keanggotaan

Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkapkan komposisi keanggotaan pansel calon pimpinan KPK ditetapkan melalui surat Keputusan Presiden. “Keanggotaan pansel tersebut akan berjumlah 9 orang yang terdiri dari 5 orang dari unsur pemerintah dan 4 orang dari unsur masyarakat,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, melalui pesan singkat pada Kamis, 9 Mei 2024. Ia juga menjelaskan nama-nama calon anggota pansel, calon pimpinan dan dewan pengawas KPK masih terus digodok hingga saat ini.

4. Kredibel

Menurut Dekan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Sigid Suseno, pansel calon pimpinan KPK harus diisi orang-orang yang kredibel. “Kita tahu KPK itu superbody ya, memiliki kekuasaan yang, walaupun tidak sebesar dulu, tetap memiliki kekuasaan dan kepentingan untuk penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi sehingga pansel ini juga harus diisi oleh orang-orang yang punya kredibilitas tinggi,” kata Sigid.

5. Diumumkan Mei 2024

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyebut pansel pimpinan KPK akan diumumkan pada Mei 2024. Namun, belum memerinci waktunya. “Rencananya akan diumumkan pada bulan ini,” kata Ari Dwipayana.

Adapun masa jabatan pimpinan KPK dan Dewan Pengawas lembaga antirasuah akan berakhir pada Desember 2024.

(Zs/Tmp)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini