spot_img
Sabtu, Maret 2, 2024
spot_img

Satelit Baru Telkom Meluncur di 2024, Jaga Kedaulatan dan Geber Konektivitas RI

KNews.id – Melalui anak perusahaannya Telkomsat akan meluncurkan satelit baru di Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat, pada tahun 2024. Dengan dukungan satelit baru itu akan memperkuat perusahaan plat merah ini dalam mendongkrak ekonomi digital tanah air.

Telkomsat diamanahkan untuk mengamankan slot orbit 113 derajat Bujur Timur (BT), usai Indosat Ooredoo memilih untuk tidak melanjutkan bisnis satelit pasca kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua pada April 2020.

- Advertisement -

Satelit yang tadinya menggantikan satelit Palapa D yang berakhir 2020 itu, gagal mencapai orbit akibat terjadinya anomali saat peluncuran. Salah satu dampak kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.

Telkom kemudian diberi waktu sampai tahun 2024 agar peluncuran satelit barunya dapat menempati slot orbit 113 derajat BT.

- Advertisement -

“Dari sisi kedaulatan negara ini bagus, karena slot orbit yang kosong ini dapat diisi, ini yang paling penting. Kalau terlalu lama kosong bisa direbut negara lain,” ujar Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto saat dihubungi detikINET, Selasa (9/1/2024).

Lebih lanjut, Doni mengungkapkan bahwa cakupan dari slot orbit 113 derajat BT ini dinilai sangat memanjakan untuk konektivitas dan juga penyiaran Indonesia di masa mendatang.

“Posisinya bagus sekali karena mencakup seluruh Indonesia. Mengingat satelit ini HTS (High Throughput Satellite) berarti cocok untuk penyiaran dan juga broadband. Satelit baru Telkom ini dapat meningkatkan kualitas penyiaran dan mendukung konektivitas broadband,” tuturnya.

Selain itu, satelit baru Telkom tersebut dapat memperkuat bisnis satelit yang dijalankan perusahaan BUMN ini. Sebagai informasi, sudah ada dua satelit yang dioperasikan Telkomsat, yakni Telkom 3S dan Telkom Merah Putih.

“Jadi, menurut saya, peluncuran satelit baru Telkom ini punya dua makna, menjaga kedaulatan negara dan memberikan peningkatan konektivitas bagi negara. Selain itu, itu juga efek bisnis terhadap yang dijalankan Telkom,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menyatakan kesiapannya dalam peluncuran satelit baru Telkom pada tahun 2024.

Adapun fungsi dari satelit tersebut untuk melayani masyarakat dan Telkom berharap rencana peluncuran satelit dapat terwujud sehingga konektivitas jaringan komunikasi di Tanah Air berjalan lancar.

“Satelit itu akan menjadi satu broadband untuk nanti melayani masyarakat untuk terkoneksi, entah itu untuk backhaul BTS atau untuk access point WiFi gitu ya, itu bisa. Atau untuk koneksi dari satu titik ke titik lain, itu fungsinya,” kata Ririek.
(Zs/Dtk)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini