spot_img
Minggu, Februari 25, 2024
spot_img

Pemimpin Partai Oposisi Korsel Ditikam di Leher

KNews.id – OTK tikam pemimpin partai oposisi di Korea Selatan. Akibat tikaman tersebut Lee Jae Myung mengalami luka serius. Politikus oposisi Korea Selatan, Lee Jae Myung, ditikam di leher saat menggelar konferensi pers pada Selasa (2/1/2023).

Kejadian bermula saat Lee tengah mengunjungi lokasi pembangunan bandara baru di Pulau Gadeok, Busan. Seorang tak dikenal tiba-tiba menyerang dan menikamnya di leher bagian kiri saat dirinya menggelar sesi tanya jawab.

- Advertisement -

Pelaku langsung ditangkap di lokasi kejadian. Sementara itu, luka yang dialami Lee cukup serius meski telah menerima perawatan darurat.

Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa Lee, yang kalah tipis dalam pemilihan presiden tahun 2022, dalam keadaan sadar dan telah dibawa ke rumah sakit universitas setempat. Lee diserang pria tak dikenal saat mengunjungi lokasi rencana bandara.

- Advertisement -

Serangan itu menyebabkan luka sekitar 1 cm di lehernya. Penyerangnya tampaknya seorang pria berusia 50-an atau 60-an tahun, yang mengenakan mahkota kertas dengan nama Lee di atasnya. Dia mendekati Lee untuk meminta tanda tangan, lalu tiba-tiba menerjang ke depan dan menyerangnya.

Ditangkap

Klip video di televisi YTN dan video lainnya yang diunggah di platform media sosial X menunjukkan serangan tersebut, dengan seorang pria menerjang Lee dengan tangan terentang. Lee meringis dan terjatuh ke tanah.

Foto-foto berita menunjukkan Lee terbaring di tanah dengan mata tertutup dan orang lain menempelkan sapu tangan ke sisi lehernya. Presiden Yoon Suk Yeol mengutuk serangan itu dan mengatakan itu adalah tindakan yang tidak dapat diterima, kata kantornya.

Dia menyatakan keprihatinan mendalam terhadap Lee dan menginstruksikan perawatan terbaik diberikan agar dia dapat pulih dengan cepat, kata kantornya. Lee, mantan gubernur provinsi Gyeonggi, kalah tipis dari Yoon yang konservatif, mantan kepala jaksa, dalam pemilihan presiden tahun 2022.

Lee saat ini diadili atas tuduhan suap yang berasal dari proyek pembangunan ketika dia menjadi wali kota Seongnam dekat Seoul. Lee membantah melakukan kesalahan dan menyebut tuduhan itu sebagai fiksi dan konspirasi politik.  (Zs/Trbn)

 

 

 

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini