spot_img
Minggu, Januari 25, 2026
spot_img
spot_img

Sorotan Peristiwa Pekan Lalu, Apakah Industri Perbankan Indonesia tahan Cobaan?

Hal ini dilakukan untuk memberikan akses yang lebih besar bagi institusi keuangan asing untuk mendapatkan likuiditas. Dan kondisi ini ternyata hanya terjadi dua kali

– Pertama selama GFC (great financial crisis) 2008 dan kedua selama COVID crash pada tahun 2019-2021.

  1. Fasilitas repo asing The Fed (FIMA) mengalami penggunaan rekor sebesar $60 miliar. Ini memungkinkan pemberian pinjaman jangka pendek dolar terutama ke bank sentral asing untuk mengakses likuiditas dolar dengan menjamin obligasi surat utang AS sebagai jaminan. Jumlah yang dipinjam kemudian dibayarkan kembali kepada The Fed ditambah bunga tentunya (hehe). Banyak institusi keuangan asing yang nahkan tidak dikenal sangat membutuhkan USD.
  2. Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris membalikkan tren penurunannya dan menyentuh angka di atas ekspektasi. Core CPI mencapai 6,2% YoY pada bulan Februari (sebelumnya 5,8%). Sedangkan, Headline CPI mencapai 10,4% YoY (sebelumnya 10,1%).
  3. Klaim pengangguran awal AS untuk minggu yang berakhir pada tanggal 18 Maret adalah 191 ribu (konsensus 197 ribu). Data klaim pengangguran resmi telah mengalahkan konsensus dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja di AS masih sangat kuat.
  4. Pesanan barang tahan lama (durable goods) AS mengejutkan dengan menurun sebesar -1% MoM pada bulan Februari (konsensus +0,6%). Barang tahan lama diharapkan dapat bertahan selama 3 tahun atau lebih. Penurunan tersebut dipimpin oleh sektor transportasi. Namun, barang modal (barang yang dibeli oleh bisnis untuk memproduksi lebih banyak barang, seperti peralatan manufaktur) juga mengalami penurunan, yang menunjukkan perusahaan di Amerika Serikat sedang lebih defensif dalam pengelolaan uang mereka.
  5. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Amerika Serikat menunjukkan aktivitas bisnis yang lebih baik dari yang diharapkan, sedangkan PMI jasa Eurozone juga melebihi ekspektasi, namun PMI manufaktur menunjukkan trend kebawah. PMI adalah indeks berdasarkan tanggapan survei manajer bisnis yang melaporkan sejumlah aspek kinerja bisnis.
  6. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pinjaman Federal Home Loan Bank (FHLB) sebesar $304 miliar minggu lalu. FHLB melihat penerbitan terbesar mereka dalam sehari dalam 90 tahun terakhir pada hari Senin lalu. Mereka dipromosikan sebagai pemberi pinjaman hampir terakhir (dengan jendela diskon Federal Reserve sebagai pilihan terakhir) dan menyediakan likuiditas untuk lembaga keuangan di Amerika Serikat.

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini