KNews.id – Jakarta – Pemerintah tengah menggeber dua program lumbung pangan atau food estate secara beriringan di Merauke, Papua Selatan. Dua proyek tersebut adalah cetak sawah yang diampu oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan perkebunan tebu terpadu yang diawasi langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Laporan khusus mengenai dua proyek food estate Merauke ini dalam edisi ‘Adu Balap Food Estate Merauke’ yang terbit cetak pada Senin, 23 September 2024. Dalam liputan tersebut dilansir bahwa lumbung pangan cetak sawah sudah digagas oleh Prabowo jauh sebelum dia menjadi Presiden terpilih tahun ini.
“Jangan kaget, sebetulnya food estate ini sudah digagas oleh Pak Prabowo sejak menjadi calon wakil presiden pada 2009,” kata Jooyoung Lee, Koordinator Program Cetak Sawah Jhonlin Group, yang mengawal langsung pekerjaan tersebut.
Jhonlin Group milik pengusaha tambang Andi Syamsuddin Arsyad yang dikenal dengan panggilan Haji Isam. Perusahaan ini tengah membuka lahan pembangunan jalan sepanjang 135,5 kilometer yang akan menjadi bagian dari infrastruktur pendukung proyek food estate di Merauke.
Di sisi lain, Presiden Jokowi menghidupkan lagi pembangunan kawasan pertanian dan energi terintegrasi di Merauke melalui perkebunan tebu untuk produksi gula dan bioetanol. Pada 19 April 2024, Jokowi menekan Surat Keputusan Presiden Nomor 15 tahun 2024 tentang Satuan Tugas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia – saat itu menjabat Menteri Investasi. Proyek ini membidik 2 juta hektare lahan.
BCLS yang dimaksud adalah Badan Cadangan Logistik Strategis. Tiga tahun lalu, Kementerian Pertahanan menggulirkan wacana pembentukan BCLS, pada masa awal pembangunan food estate di Kalimantan Tengah.




