Memiliki pendapat yang selaras, Rocky Gerung berkata, “ya saya dapat banyak postingan dan banyak buzzer itu menganggap itu sudah makar nih. Lah orang minta presiden mundur itu ada alasannya, kalau ditodong dengan senjata untuk mundur itu namanya makar, ini permintaan dengan analisis kan, ini mundur demi kebaikan bangsa sebetulnya, bukan menghancurkan bangsa. Tapi karena sudah timbul semacam antipati kalau yang ngomong itu oposisi maka itu buruk.”
Menurutnya, Presiden Jokowi haruslah jangan bereaksi dengan menganggap bahwa tuntutan untuk presiden mundur adalah bentuk dari tindakan makar. Presiden hanya perlu untuk mendiamkan hal tersebut, karena pada dasarnya itu termasuk ke dalam hal rakyat untuk mengucapkan kejujuran pikiran itu terhalang karena ketakutan akan adanya pidana.
“Kalau saya bilang, Presiden mundur aja karena ga mampu untuk membereskan potensi perpecahan bangsa yang basisnya rasialisme, yang basisnya agama, yang basisnya primordial. Ya saya kasih faktanya kan. Dan memang bangsa ini terbelah kok, sudah berkali-kali presiden meminta supaya udah selesaikan konflik masa lalu, tapi jalan terus, yang provokasi siapa? Ya pihak-pihak presiden, pihak pendukung presiden yang terus menganggap bahwa jangan sampai negara ini jatuh pada pemimpin yang kearab-araban atau islam atau radikal, dan segala macam,” ujar Rocky Gerung. (AHM/wrteknm)






