KNews.id – Jakarta – Manusia hidup di bumi hanya sementara. Setelah meninggal, manusia akan dibangkitkan dan pergi ke akhirat untuk kekal di sana.
Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu selama hidup di bumi. Manfaatkan setiap waktu untuk beramal dan melakukan hal baik seperti yang Rasulullah lakukan.
Abdullah bin Umar meriwayatkan, Rasulullah memegang pundaknya dan bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau pengembara.” (HR Bukhari)
Sarana Menuju Tujuan
Dunia ini merupakan sarana untuk mencapai tujuan manusia, yaitu akhirat. Terkadang, hidup di dunia terasa begitu cepat sehingga seseorang akan melihat kembali kehidupannya dan berpikir bahwa waktu yang telah berlalu hanya seperti beberapa jam atau sehari.
Dilansir di About Islam, Allah menciptakan dunia ini dengan maksud untuk memenuhi keinginan manusia. Nabi menyuruh umatnya untuk melewatinya tanpa merasa terganggu. Seperti orang asing atau pengembara, manusia hidup di bumi dengan tujuan yang jelas.
Hidup di Dunia Itu Penting
Hidup di dunia itu penting. Sebab, manusia dapat menjalankan apa yang diperintahkan oleh Tuhan dan Rasul-Nya sehingga akan ada balasan yang didapat untuk kehidupan selanjutnya, yaitu akhirat. Semua materi dalam hidup ini dimaksudkan sebagai alat untuk bekerja keras menuju keridhaan Allah.
Manusia harus bekerja keras, bukan hanya menikmati atau memamerkan barang kepada orang lain, melainkan memanfaatkan apa yang telah Allah berikan. Salah satu bahaya menjadi terlalu terikat dengan dunia adalah kehilangan kepekaan terhadap berkah yang Tuhan berikan.
Hal ini akan membuat manusia frustrasi karena kurangnya kepuasan yang didapat. Manusia akan kehilangan rasa syukur dan hal ini dapat mengarah pada keburukan.
Sikap yang Asing
Menjadi orang asing atau pengembara dalam hidup ini adalah jalan menuju kedamaian. Ketika manusia mengarahkan pandangannya kepada Tuhan dibandingkan menyibukkan diri dengan urusan dunia, manusia dapat menjalani hidup dengan bebas dari kecemasan.
Manusia akan lebih mudah memaafkan dan membiarkan segala hal berjalan lebih mudah. Hal ini akan berpengaruh pada sikap, misalnya menjadi lebih murah hati dan sabar di saat sulit.
Yang jelas, manusia akan memberikan kasih sayang, kerendahan hati, rasa syukur, dan kesadaran akan Tuhan. Hidup ini hanyalah sebuah perjalanan dan hidup dengan pengetahuan akan membawa manusia menuju kedamaian.






