KNews.id – Jakarta – Memanjatkan doa terhindar dari maksiat dan zina adalah salah satu upaya spiritual untuk menjaga diri dari perbuatan tercela. Perbuatan maksiat dan zina tidak hanya merugikan di dunia, tetapi juga membawa dampak buruk di akhirat kelak.
Doa menjadi benteng pertahanan diri dari godaan syaitan dan hawa nafsu yang menyesatkan, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai sumber Islam. Menurut buku Stop Maksiat Sebelum Terlambat oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, maksiat dapat membawa kerugian besar seperti menghalangi ilmu dan rezeki.
Doa terhindar dari maksiat dan zina bukan hanya sekedar bacaan, tetapi juga refleksi kesadaran diri untuk senantiasa berada di jalan yang diridhoi Allah SWT. Berikut Liputan6.comulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (24/9/2025).
Allah SWT memberikan tanda-tanda tertentu ketika doa seorang hamba mulai dikabulkan. Untuk doa terhindar dari maksiat dan zina, beberapa tanda yang dapat dirasakan antara lain:
- Hati Menjadi Lebih Tenang dan Damai:Ketika doa mulai dikabulkan, hati akan merasakan ketenangan yang luar biasa dan jauh dari kegelisahan.
- Mudah Menjalankan Ibadah: Keinginan untuk beribadah menjadi lebih kuat dan tidak merasa berat dalam menjalankan perintah Allah.
- Terhindar dari Lingkungan yang Buruk:Allah akan menjauhkan dari tempat-tempat dan pergaulan yang dapat memicu terjadinya maksiat.
- Merasakan Kelezatan dalam Ketaatan:Hati akan merasakan kelezatan yang luar biasa ketika melakukan ketaatan kepada Allah SWT.
- Mudah Istighfar dan Taubat: Ketika melakukan kesalahan kecil, hati akan langsung tergerak untuk bertaubat dan memohon ampunan Allah.
- Mendapat Petunjuk dan Hidayah: Allah akan memberikan petunjuk melalui berbagai cara agar senantiasa berada di jalan yang benar.
Dikutip dari Madarij As-Salikin karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, tanda-tanda ini merupakan bentuk rahmat Allah kepada hamba-Nya yang senantiasa memohon perlindungan dan hidayah-Nya. Merasakan tanda-tanda tersebut hendaknya semakin memperkuat keyakinan untuk terus berdoa dan berikhtiar menjaga diri dari maksiat.





