spot_img
Minggu, Februari 25, 2024
spot_img

PLN Cari Startup Energi dan Beyond kWh yang Mau Jadi Unicorn

KNews.id – PT PLN (Persero) mengungkapkan akan mengambil peran aktif dan strategis sebagai episentrum startup energi dan beyond kWh dengan melakukan serangkaian inisiatif di 2024.
Mulai dari membangun komunitas startup energi dan beyond kWh, melakukan penjajakan dan komunikasi dengan startup energi global serta melanjutkan program akselerasi kolaborasi dan inkubasi dengan startup.

Saat ini, terdapat decacorn (market capitalization/valuasi USD 10 Milyar) asal Indonesia telah lahir, dan masih terdapat puluhan perusahaan unicorn (market capitalization/valuasi USD 1 Milyar) yang masih mempunyai potensi untuk tumbuh menjadi decacorn. Namun demikian, belum satu pun perusahaan yang bergerak di sektor energi.

- Advertisement -

“Harapannya dengan menggabungkan solusi teknologi dari startup serta kekuatan aset, jaringan, dan sumber daya PLN Grup dan sektor swasta/pemerintahan yang lain, maka akan terbentuk simbiosis mutualisme yang bermuara pada kemajuan Indonesia,” ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertulisnya.

PLN Grup dalam setahun ini telah menjajaki potensi kolaborasi dengan lebih dari 30 startup. Saat ini PLN telah mencanangkan program Accelerated Renewable Energy Development sebagai jalan menuju pencapaian NZE 2060.

- Advertisement -

PLN percaya bahwa program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan, di mana perusahaan startup di sektor energi dapat menjadi bagian yang memanfaatkan momentum pertumbuhan tersebut.

Chairman Nexticorn Foundation, Rudiantara menganggapi, PLN punya beberapa peran strategis yang bisa diambil, termasuk sebagai economic power house atau sebagai inkubator agar startup bisa terus berkembang sampai unicorn.

Rudi berharap kontribusi PLN ini bisa menjadi pemicu munculnya banyak unicorn baru di Indonesia. Karena dirinya melihat saat ini investasi sudah ada, tinggal bagaimana membuat model bisnis yang memadai agar bisa menarik investor tersebut.

“Mudah-mudahan semua jadi startup berkualitas, dan PLN saya yakin menyediakan ruang yang sangat besar untuk startup baru di bidang energi,” kata Rudiantara.

PLN menggelar program Startup Day Connext bertajuk “Spark The Future: PLN as The Epicentrum for Energy Startups”. INi menyusul kesuksesan berkolaborasi dengan berbagai startup di sektor elektrifikasi agritech, mobilitas, pemanfaatan energi dari limbah, dan efisiensi aset, termasuk Kanggo, Rekosistem, Imajin, dan Fresh Factory.

PLN Startup Day bertujuan untuk mengukuhkan posisi PLN sebagai pusat inovasi startup di bidang energi dan bisnis di luar kelistrikan. Inisiatif ini juga mendukung upaya Indonesia dalam mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan, Pemerintah terus mendorong agar tercipta ekosistem yang baik bagi startup tumbuh di Indonesia.
Hal ini, disampaikannya, penting karena jumlah startup Indonesia saat ini terbanyak ke-6 di seluruh dunia dan terbanyak ke-2 di Asia Tenggara.

“Terlebih lagi potensi Indonesia sangat besar dengan laju pengguna internet yang sangat tinggi, indeks daya saing menjanjikan dan pertumbuhan ekonomi yang kuat,” ucapnya.

“Sebagai salah satu mitra dalam menumbuhkan ekosistem startup, Kemenkominfo sangat mendukung inisiatif yang dilakukan oleh PLN dalam mendukung startup untuk mengembangkan inovasi teknologi. Saya kira langkah PLN ini cukup strategis dalam lanskap digital,” pungkas Nezar.
(Zs/Dtk)

- Advertisement -

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini