Sebagai informasi, fintech P2P lending pada Januari 2023 mencatatkan outstanding pembiayaan yang tumbuh sebesar 63,47 persen yoy mencapai Rp 51,03 triliun.
Capaian tersebut melambat jika dibandingkan dengan posisi outstanding pembiayaan pada Desember 2022 yang sebesar Rp 51,12 triliun, tumbuh 71,1 persen yoy.
- Advertisement -
Sementara itu, tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) tercatat turun menjadi 2,75 persen yoy. OJK terus mencermati tren kenaikan risiko kredit dan penurunan kinerja di beberapa fintech P2P lending. (Ach/Ktn)




