Perlahan, Riady tak hanya ingin menjadikan Cikarang sebagai pusat industri, tetapi juga kawasan elit yang memanjakan konsumennya. Kawasan tersebut nantinya berisi fasilitas sekolah dasar dan menengah berkualitas, rumah sakit, hotel, dan sport club. Tak hanya itu, dia juga ingin ada pusat perbelanjaan modern dan besar. Semua itu dilakukan untuk memanjakan konsumen.
“Lippo Cikarang akan menjadi industrial park terpadu, tempat pusat pemerintahan, pusat perdagangan, dan permukiman elite yang aman, nyaman, indah, dan hjau, yang dapat dibanggakan di seluruh Indonesia,” tutur Riady.
Berkat menyulap ini semua, harga tanah di Cikarang meroket hingga US$500 per meter persegi. Dompet Riady pun makin tebal. Pada saat peluncuran biografinya tahun 2016, Riady memaparkan akan mengubah Cikarang menjadi ‘mini Tokyo’ yang serupa pusat metropolitan Tokyo.
Hal ini dilakukan untuk memanjakan pekerja Jepang agar betah di Cikarang dan merasa tinggal di kampung halamannya. Nantinya, akan ada supermarket, supermal, hotel dan sekolah ala Jepang. (Ach/Cnbcind)




