Sugeng mengatakan, semua di depan hukum sama tidak terkecuali presiden.
“Tidak ada hal yang sakral atau sakti dalam kesalahan hukum untuk seorang presiden atau keluarganya,” tegasnya.
- Advertisement -
Kata Sugeng, keburukan Jokowi dinilai secara objektif dan berdasarkan foto bukan atas dasar kebencian.
“Tidak ada resiko buruk terhadap penilaian terhadap seorang presiden selama itu benar, nyata, tidak bohong, tidak benci dan tidak fitnah,” jelasnya.






