spot_img
Selasa, Januari 20, 2026
spot_img
spot_img

Kemensos Akan Memberikan Sejumlah Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Untuk Korban Bencana

KNews.id – Jakarta 30 Desember 2025 –  Kementerian Sosial segera memberikan bantuan kepada korban bencana Sumatera melalui program Jaminan Hidup (Jadup). Nantinya, setiap orang akan mendapatkan bantuan Jadup sebesar Rp 450 ribu per orang setiap bulan, selama tiga bulan ke depan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengatakan, pasca kedaruratan bencana Sumatera, sesuai arahan Presiden Prabowo, Kemensos akan memberikan sejumlah program rehabilitasi dan rekonstruksi. Hal itu telah dikoordinasikan dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dan Kementerian Keuangan.

- Advertisement -

“Bagi yang sudah masuk Huntara atau hunian sementara nanti akan ada bantuan untuk membeli isian rumah sebesar Rp 3 juta setiap keluarga,” ujar pria yang kerap disapa Gus Ipul usai mengikuti pra launching sekolah rakyat di Surabaya, Senin (29/12/2025).

Kemensos akan memberikan Jadup kepada warga terdampak bencana untuk keperluan kebutuhan makan. Adapun besaran Jadup yang diberikan yakni Rp 450 ribu per orang setiap bulannya, jadup akan diberikan selama tiga bulan.

- Advertisement -

“Jadi per orang ya Rp 450 ribu, jadi kalau dibuat rata-rata per harinya Rp15 ribu per hari, per orang,” jelas Gus Ipul. Sebelumnya besaran Jadup Rp 10 ribu per orang setiap harinya, namun Kemensos melakukan perubahan dengan memberikan tambahan Rp 5 ribu atau menjadi Rp 15 ribu per orang.

“Kalau misalnya dia ada empat keluarga, berarti dia selama sebulan bisa dapat Rp 1,8 juta, kali tiga bulan itu Rp 5,4 juta selama tiga bulan, ditambah isian (bantuan isian rumah) nanti Rp3 juta tadi,” ucap Gus Ipul.

Verifikasi BNPB dan Pemda

Gus Ipul menjelaskan, warga terdampak banjir yang akan mendapatkan bantuan, telah memberikan data yang terverifikasi BNPB dan pemerintah daerah. Nantinya warga yang terverifikasi akan mendapatkan hunian sementara atau hunian tetap.

“Untuk penyalurannya setelah masuk hunian sementara atau hunian tetap, kita akan berikan dukungan tadi isian rumah, kemudian yang kedua adalah Jadup selama tiga bulan. Kalau isian rumah sekali bantuannya yakni Rp3 juta rupiah per keluarga,” terang Gus Ipul.

Saat ini data pemberian hunian sementara maupun tetap, serta Jadup masih dalam proses verifikasi data, untuk menjadi data tunggal. Selain itu akan ada bantuan tambahan hasil asesmen Kemensos berupa program pemulihan ekonomi Rp 5 juta setiap keluarga.

- Advertisement -

“Jadi selama tiga bulan itu, satu keluarga kalau memenuhi syarat atau udah melalui proses asesmen, bisa dapat pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi Rp 5 juta,” ucap Gus Ipul.

Kemensos mulai menyalurkan santunan atau tali asih untuk keluarga atau korban meninggal dunia Rp 15 juta per korban. Bantuan disalurkan berdasarkan data yang diberikan Pemerintah Daerah dan BNPB.

“Sampai hari ini kami sudah menyalurkan ke 86 ahli waris dengan nilai Rp 1,2 miliar lebih itu di Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kota Sibolga, menyusul sebentar lagi mungkin Padang Panjang dan lain sebagainya,” ungkap Gus Ipul.

Santunan

Adapun untuk luka berat, lanjut Gus Ipul, Kemensos memberikan tali asih atau santunan sebesar Rp 5 juta. Kemensos turut memberikan bantuan logistik kepada warga korban banjir dan pengadaan dapur umum di Sumatera. “Tiap hari dapur umum masih bekerja sampai sekarang ini ya di 42 titik menyajikan lebih dari 400.000 porsi setiap harinya,” tutur Gus Ipul.

Gus Ipul mengakui dapur umum yang didirikan belum mencukupi, namun dukungan dapur umum mendapatkan bantuan dari TNI, Polri, lembaga non pemerintah, dan masyarakat. Kemensos akan terus memenuhi kebutuhan logistik maupun makanan untuk pengungsi.

“Ini kita lakukan terus menerus dan nilainya meningkat terus dari Kementerian Sosial, per hari ini sudah lebih dari Rp 100 Miliar untuk tiga provinsi tersebut,” pungkas Gus Ipul.

(FHD/Lpt)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini