spot_img

Iran Bersikukuh Pertahankan Program Nuklir, Abaikan Tekanan Barat

KNews.id – Jakarta – Iran menolak segala pembatasan terhadap pengayaan uranium negara tersebut, dan menegaskan tuntutan Amerika Serikat dan Israel soal pembatasan uranium Iran “tidak akan terwujud”.

“Klaim dan tuntutan musuh-musuh kita untuk membatasi program pengayaan uranium Iran hanyalah keinginan yang akan terkubur,” kata Kepala Badan Energi Nuklir Iran, Mohammad Elsami.

- Advertisement -

Pernyataan itu disampaikan menjelang dialog perdamaian antara Iran dan AS pada 10 April ini, di Pakistan.

“Semua konspirasi dan tindakan musuh-musuh kita, termasuk perang brutal ini, tidak menghasilkan apa pun. Sekarang mereka berusaha mencapai sesuatu melalui negosiasi,” kata Eslami, dikutip AFP.

- Advertisement -

Masalah pengayaan uranium Iran menjadi “titik api” hubungan Barat dengan Iran selama lebih dari dua dekade. AS dan sekutunya menuduh Teheran berupaya mendapatkan senjata atom, sementara Iran bersikeras programnya hanya untuk tujuan sipil.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menegaskan “tidak akan ada pengayaan uranium” oleh Iran setelah perang. Sebelumnya, Trump menuding Iran sedang terburu-buru membangun senjata atom.

Selama perang 12 hari pada Juni 2025 lalu, Israel dan AS menyerang program nuklir Iran, dan mengeklaim telah menghancurkan kemampuan Teheran memperkaya uranium.

Meski demikian, negara-negara Barat menaruh curiga bahwa Iran masih menyimpan ratusan kilogram uranium di bawah reruntuhan lokasi yang dibom.

Sebelum perang tahun lalu, Iran telah memperkaya uranium hingga 60 persen, jauh di atas batas 3,67 persen yang diizinkan oleh perjanjian nuklir 2015 yang kini sudah tak berlaku lagi.

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini