“Padahal kami Komisi A adalah mitra kerja eksekutif terkait kepegawaian, makanya BKD ada di Komisi A. Ini pelantikannya tidak sekadar dadakan, tetapi semacam kucing-kucingan,” sindir dia.
Lebih lanjut dia mengutarakan kekecewaannya lantaran Heru Budi Hartono enggan mengundang Komisi A DPRD DKI Jakarta dalam proses pelantikan usai dilakukan perombakan birokrasi.
- Advertisement -
Dia pun memberi saran kepada Heru Budi agar tidak meninggalkan budaya antara penyelenggara pemerintahan bahwa di dalamnya tidak terdapat eksekutif, namun legislatif juga turut terlibat.





