spot_img

Harga Tembaga Turun Usai Ancaman Donald Trump Serang Infrastruktur Iran

KNews.id – Jakarta – Harga tembaga turun bersama logam industri lainnya usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran jika negosiasi gagal mengakhiri perang yang telah berlangsung selama sebulan.

AS akan menyerang Iran “dengan sangat keras” dalam dua hingga tiga minggu ke depan dan dapat menargetkan “setiap dan semua” pembangkit listrik negara tersebut, kata Trump dalam pidato televisi prime-time pada Rabu.

- Advertisement -

Meskipun ia juga mengatakan operasi militer tersebut hampir selesai, risiko eskalasi membuat harga tembaga, aluminium, dan seng turun. Kontrak berjangka minyak melonjak.

Harga logam memulihkan sebagian kerugiannya pada siang hari di AS setelah laporan bahwa Iran sedang menyusun protokol dengan Oman untuk memantau lalu lintas di Selat Hormuz.

- Advertisement -

Pasar logam terguncang oleh gangguan pasokan dari Timur Tengah dan prospek semakin besar terjadinya krisis minyak yang menghantam ekonomi global dan menekan permintaan. Penurunan harga tembaga pada Maret merupakan penurunan bulanan terbesar sejak 2022.

Sementara itu, aluminium mencatatkan penutupan tertinggi dalam empat tahun pada hari Rabu setelah Emirates Global Aluminium, produsen logam terbesar di Timur Tengah, mengatakan bahwa rudal dan drone Iran telah memaksa salah satu pabrik peleburannya untuk menghentikan produksi. Namun, aluminium pun turun pada hari Kamis.

“Logam dasar, termasuk tembaga, kini terancam mengalami penurunan permintaan jika bank sentral global mulai berbalik arah dari siklus pelonggaran likuiditas mereka,” kata Kelvin Wong, analis senior di Oanda.

Harga minyak, lanjut Wong, merupakan pendorong utama pasar, dan tren kenaikan harga minyak mentah akan tetap berlanjut selama belum ada kejelasan mengenai arus lalu lintas di Selat Hormuz.

Trump diketahui mendesak sekutu-sekutunya yang bergantung pada energi Timur Tengah untuk menyelesaikan masalah penutupan Selat Hormuz, jalur air strategis yang biasanya dilalui seperlima dari pasokan minyak dan gas alam cair dunia sebelum perang.

Tembaga turun 0,6% di London Metal Exchange dan ditutup pada US$12.359,50 per ton, sementara aluminium turun 1,8% dan seng turun 0,8%.

- Advertisement -

(RD/BLT)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini