“Dua anggota komisioner saya, Pak Saiful Mujib dan Saharuddin sudah mengakui ke saya bahwa akan dilakukan perubahan data pada waktu itu. Dan Pak Saiful mengakui bertanda tangan, itulah kenapa saya meminta file hasil scan BA verifikasi parpol ke Bu Aminah tetapi tidak diberikan sampai sekarang yang kemudian menjadi pemicu adanya insiden,” ungkapnya.
Terpisah, Komisioner KPU Pangkep, Saiful Mujib mengatakan bahwa hard filenya sudah diberikan pada saat pleno dilakukan terkait verifikasi parpol perbaikan. “Kita semua komisioner sudah menerima hard file BA itu dan baru juga saya tahu dipersidangan kalau memang scan filenya belum diserahkan ke Ketua KPU,” ucapnya. (AHM)






