Di sisi lain, meningkatnya tekanan inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi membuat daya beli masyarakat menurun. Hal ini membuat permintaan terhadap barang lokal maupun impor menjadi menurun.
“Menurunnya harga sejumlah komoditas yang banyak di impor, seperti minyak mentah, gas alam, produk makanan seperti gandum, jagung dan kedelai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dahmuri menambahkan, perlambatan pertumbuhan ekspor menyusul melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Dia mencatat, sebagian produk ekspor Indonesia memiliki bahan baku yang berasal impor. Akibatnya ketika pertumbuhan ekspor melambat, maka pertumbuhan impor bahan baku dan penolong juga akan melambat. (Ach/Ktn)





