Dalam percakapan itu melibatkan para perwira tinggi militer RRC tapi juga pejabat Partai Komunis RRC. Rekaman berdurasi 57 menit itu sempat membuat geger seorang aktivis hak asasi manusia kelahiran RRC bernama Jennifer Zeng dan menyebarkan di akun Twitter pribadinya
Dalam rekaman itu juga dijelaskan mobilisasi pasukan dan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista), yang akan dikerahkan untuk menyerang negara lain.
Tak tanggung-tanggung, militer RRC mengirim 140.000 personel, 953 kapal perang, dan 1.653 unit peralatan tanpa awak. Kemudian, militer China juga menyiagakan 20 bandara dan dermaga, enam galangan perbaikan dan pembangunan kapal.
Para perwira militer RRC juga menyebut telah menyiapkan 14 pusat transfer darurat, rumah sakit dan bank darah hingga depot minyak dan bahan bakar.
Terkait ancaman RRC itu, Refly Harun mengaitkan dengan tesis ilmuwan politik Samuel P. Huntington tentang clash of civilization (perang peradaban). “Tanda-tandanya peradaban barat berhadapan dengan confusianisme. Di situ ada peradaban Islam dan peradaban Hindu membuat aliansi tidak pro Barat atau Timur RRC,” jelas Refly Harun.




