spot_img

Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi 5,6 Persen Bukti Kondisi Indonesia Masih Baik

KNews.id – Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di level 5,6 persen menunjukkan kondisi perekonomian secara agregat berada dalam keadaan baik. Purbaya menegaskan bahwa kinerja ekonomi tidak dapat dinilai dari satu sisi saja.

“Jangan lihat soal exit perusahaan saja, jangan lihat satu sisi saja. Kita lihat data agregatnya 5,6 persen, artinya pertumbuhan ekonomi baik secara agregat. Pemerintah kasih macam-macam stimulus,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, dikutip Rabu, 22 Juli 2026.

- Advertisement -

Purbaya menambahkan, pemerintah terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai stimulus untuk mendorong aktivitas ekonomi.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat melihat kondisi perekonomian secara lebih menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai indikator, bukan hanya fenomena yang terjadi pada sektor atau perusahaan tertentu.

- Advertisement -

Keterkaitan ekonomi makro dan mikro

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kondisi ekonomi makro dan mikro merupakan dua hal yang saling berkaitan. Oleh karena itu, tidak tepat jika kondisi ekonomi makro dikatakan baik, sementara kondisi ekonomi mikro secara keseluruhan dianggap buruk tanpa melihat indikator yang lebih konkret.

“Makro (dan) mikro bukan hal yang lepas. Tidak mungkin makronya bagus terus mikronya jelek. Berapa penciptaan lapangan kerja baru dan pengangguran baru, di situ baru ketahuan angkanya,” tegasnya.

Selanjutnya, Purbaya juga menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ekonomi tidak hanya tercermin dari angka pertumbuhan, melainkan juga dari seberapa besar dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dan dunia usaha.

(RD/MTV)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini