spot_img

IHSG Dibuka Menghijau, Hans Kwee Optimistis Pasar Saham Berpeluang Lanjut Menguat

KNews.id – Jakarta, 29 Mei 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil dibuka di zona hijau pada perdagangan Jumat (29/5/2026).

Penguatan indeks pada awal sesi perdagangan memberikan sentimen positif bagi pelaku pasar setelah beberapa hari terakhir IHSG bergerak fluktuatif di tengah tekanan eksternal dan aksi jual investor asing.

- Advertisement -

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka naik 15,86 poin atau menguat 0,26 persen ke level 6.146. Pada perdagangan sesi I, indeks bergerak dalam rentang 6.111 hingga 6.148.

Aktivitas transaksi di awal perdagangan juga terpantau cukup ramai. Sebanyak 4 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp2,147 triliun dan frekuensi perdagangan sekitar 93,5 ribu kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 214 saham mengalami kenaikan, 252 saham terkoreksi, dan 493 saham bergerak stagnan.

- Advertisement -

Analis pasar modal Hans Kwee menilai penguatan IHSG kali ini didorong oleh kombinasi sentimen positif global dan mulai munculnya optimisme investor terhadap pasar domestik. Menurutnya, membaiknya kondisi geopolitik internasional menjadi salah satu faktor utama yang menopang pergerakan indeks.

Hans Kwee menjelaskan bahwa harapan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran berhasil memberikan ketenangan sementara bagi pasar keuangan global. Kondisi tersebut mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk pasar saham negara berkembang seperti Indonesia.

Selain faktor geopolitik, kenaikan harga sejumlah komoditas dunia juga dinilai turut memberikan dorongan positif terhadap saham-saham berbasis energi dan sumber daya alam. Hal ini terlihat dari melonjaknya sejumlah saham emiten energi pada awal perdagangan.

Salah satu saham yang menjadi perhatian pasar adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melesat hingga 25 persen ke level Rp3.300 dan masuk jajaran top gainers. Selain itu, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga melonjak 24,75 persen menjadi Rp630.

Tidak hanya itu, saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) naik 24,69 persen ke level Rp1.010, PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK) menguat 24,35 persen menjadi Rp1.200, dan PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) meningkat 18,56 persen ke posisi Rp990.

Menurut Hans Kwee, penguatan saham-saham tersebut menunjukkan adanya minat beli yang cukup tinggi dari investor pada sektor-sektor tertentu yang dinilai masih memiliki prospek pertumbuhan jangka pendek.

- Advertisement -

Meski demikian, Hans Kwee mengingatkan investor untuk tetap mewaspadai sejumlah sentimen negatif yang masih membayangi pasar. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, aksi jual investor asing, hingga faktor rebalancing indeks MSCI dinilai masih dapat memicu volatilitas perdagangan dalam beberapa waktu ke depan.

“IHSG masih berpotensi bergerak positif selama sentimen global tetap kondusif. Namun investor tetap perlu mencermati tekanan eksternal dan menjaga strategi trading jangka pendek,” ujar Hans Kwee.
Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG pada perdagangan hari ini bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support di level 6.065 hingga 6.000 dan resistance pada level 6.195 sampai 6.260.

Perusahaan sekuritas tersebut menilai penguatan bursa Wall Street, kenaikan harga komoditas, serta membaiknya sentimen geopolitik global menjadi faktor penopang pasar. Namun di sisi lain, pelemahan rupiah dan arus keluar dana asing masih menjadi tantangan bagi IHSG.

Untuk perdagangan jangka pendek, CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan sejumlah saham pilihan seperti CPIN, PGAS, TLKM, WIIM, EMAS, dan INTP untuk dicermati investor.

Pelaku pasar kini menantikan arah pergerakan IHSG pada sesi perdagangan berikutnya sambil mencermati perkembangan ekonomi global, pergerakan harga komoditas, serta kebijakan moneter dari berbagai negara besar yang diperkirakan masih akan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan dunia.

(FHD/OJK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini