spot_img

Doa Niat Puasa Qadha karena Haid: Arab, Latin, dan Terjemahannya

KNews.id – Jakarta – Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib bagi umat Muslim yang mampu melaksanakannya. Namun, ada kondisi tertentu yang membolehkan seorang Muslim untuk tidak berpuasa, salah satunya adalah haid bagi wanita.

Wanita yang tidak berpuasa karena haid diwajibkan untuk mengganti puasa tersebut di hari lain setelah bulan Ramadhan berakhir. Kewajiban ini dikenal dengan puasa qadha, dan penting untuk mengetahui doa niat puasa ganti Ramadhan karena haid yang benar agar ibadah diterima.

- Advertisement -

Menurut antaranews.com, haid termasuk salah satu kondisi yang membatalkan puasa. Ketika seorang wanita sedang mengalami haid, Allah SWT memberikan kemudahan berupa keringanan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa.

Oleh karena itu, memahami doa niat puasa ganti Ramadhan karena haid serta ketentuan terkait sangatlah penting.

- Advertisement -

Bacaan Doa Niat Puasa Ganti Ramadhan karena Haid (Arab, Latin, dan Artinya)

Niat merupakan rukun penting dalam setiap ibadah, termasuk puasa qadha. Niat harus dilakukan pada malam hari sebelum fajar menyingsing. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’ menjelaskan pentingnya niat di malam hari untuk puasa wajib, termasuk puasa qadha.

Beliau menyatakan, “Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah saw, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits.”

Ini menegaskan bahwa niat harus spesifik dan dilakukan setiap malam untuk setiap hari puasa qadha.

Berikut adalah bacaan doa niat puasa ganti Ramadhan karena haid yang benar:

  • Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
  • Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta’âlâ.
  • Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah swt.”

Niat ini diucapkan dalam hati, namun disunnahkan untuk melafalkannya agar lebih mantap. Penting untuk memastikan niat ini terpasang sebelum waktu imsak atau terbit fajar.

(NS/Lpt6)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini