KNews.id – Medan – Banyaknya keluhan dan kecewa yang diterima para peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut mulai dari venue yang enggak selesai, uang transport para volunteer dan lain-lain viral di sosial media.
Misalnya dari pantauan instagram resmi PON Sumut 2024 @ponsumut2024. Dalam beberapa komentar, netizen banyak menyoroti permasalahan venue yang tidak siap.
Selain itu, setelah berkomentar, netizen pun banyak yang tag instagram resmi Wali Kota Medan Bobby Nasution @bobbynst. Misalnya komentar dari pemilik akun @winda_ziu. “Tiket pun dikorupsi, luar biasa kali ya kan @official.kpk, @jokowi, @bobbynst lawak,” tulisnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution merespon persoalan PON XXI Aceh-Sumut. Bobby Nasution juga mengaku, mendapat banyak keluhan dari masyarakat perihal infrastruktur penyelenggaran PON XXI Aceh-Sumut.
“Walaupun dalam penyelenggaraannya saya sering di-tag (tandai) sama masyarakat, nih. Banyak sekali yang ngetag-ngetag sama saya, baik di instagram dan di sosial media karena penyelenggaraan PON ada yang bocor (atap) saya yang di=tag, jalan masih berlumpur saya yang di-tag, stadionnya belum selesai saya yg di-tag,”jelasnya,Rabu (11/9/2024).
Bobby menjelaskan, keluhan-keluhan yang dilayangkan masyarakat melalui media sosial kepada dirinya bukanlah ranah Pemko Medan.
“Saya ingin menyampaikan kami Pemko Medan memang mensupport tapi kebetulan bukan di ranah kami mengerjakan yang ditag ke saya itu. Jadi mohon maaf, bukan melempar bola (masalah) tapi memang bukan bolanya di kami untuk kegiatan-kegiatan tersebut,” jelasnya.
Terakhir, Bobby kembali menekankan bahwa menyukseskan PON 2024 merupakan agenda bersama. Dia mengajak, agar seluruh masyarakat Kota Medan ikut menyukseskan ajang olaraga empat tahun sekali itu.
“Namun di luar itu (kondisi infrastruktur) tentunya suksesi PON harus menjadi agenda bagi kita semua, karena itu saya mengajak seluruh warga Kota Medan untuk mensukseskan PON ke-21 2024,”ucapnya.
Jalan ke Sport Center Berlumpur
Sebelumnya kesiapan Sport Center menjadi perbincangan di dunia maya. Atlet voli yang akan bertanding untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh Sumut kesulitan masuk venue. Hal itu karena jalan menuju GOR Voli Indoor di Sport Center Sumut becek dan berlumpur.
Atlet terlihat harus menggunakan papan untuk menghindari genangan air. GOR tersebut berlokasi di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dan belum sepenuhnya rampung. Pantauan di lapangan pada Selasa (10/9/2024) menunjukkan bahwa akses jalan menuju GOR masih berlumpur dan sulit dilalui.
Beberapa alat berat tampak masih bekerja untuk meratakan tanah di sekitar venue. Sementara itu, di dalam GOR, pemain voli sudah mulai melakukan latihan meski sejumlah pekerja masih sibuk memasang fasilitas lapangan.
Banyak atlet yang kakinya terjerembab, bahkan alas kaki mereka tertinggal di lumpur yang lengket. Terkait video viral itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Baharuddin Siagian memberikan tanggapan.
Baharuddin menjelaskan, genangan air tersebut terjadi karena jalan menuju lokasi sedang dalam tahap pengerjaan dan terimbas hujan. “Jalannya memang sedang dibuat, jadi becek karena hujan,” ujar Baharuddin.
Baharuddin menekankan bahwa pengerjaan akses jalan tersebut bukan tanggung jawab institusinya, melainkan merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut serta Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BP2JN).
“Itu tanggung jawab PUPR dari BP2JN, tapi sekarang sudah bagus pengerjaannya,” ujarnya. Ia juga menjelaskan, Dinas Pemuda dan Olahraga hanya bertanggung jawab atas pembangunan gedung.
Menurutnya, pembangunan gedung sudah berjalan dengan baik, dan fasilitas sudah siap digunakan untuk pertandingan. “Sudah bisa digunakan. Besok gedung ini akan dipakai untuk pertandingan, dan hari ini digunakan untuk latihan oleh provinsi-provinsi secara bergantian,” jelasnya.
Jokowi Batal Resmikan Sport Center
Presiden Joko Widodo batal meresmikan Sport Center yang berada di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Selasa, (10/9/2024). Sport Center ini merupakan lokasi utama venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI untuk wilayah Sumatera Utara.
Beredar kabar Presiden batal meresmikan Sport Center ini karena kondisi proyek belum selesai dikerjakan. Informasi yang dihimpun agenda peresmian Sport Center ini sudah sempat dijadwalkan ketika Presiden melakukan kunjungan ke Sumatera Utara.
Khusus di Kabupaten Deli Serdang ada dua titik yang akan dikunjungi. Untuk yang pertama Pasar tradisional Deli Mas Lubuk Pakam baru yang kedua kawasan Sport Center di Batang Kuis. Pembatalan agenda peresmian sport center ini didapatkan secara resmi Selasa dini hari.
Pj Bupati Deli Serdang, Wiriya Alrahman yang diwawancarai awak media tidak menampik kalau diawal ada rencana Presiden ingin meninjau atau meresmikan Sport Center.
“Satu titik saja Pak Presiden hari ini (ke Pasar Deli Mas Lubuk Pakam). Memang ada rencana awal Pak Presiden ingin juga meninjau ataupun meresmikan sport center tapi inikan bukan kewenangan kita (ikut menentukan),” ujar Wiriya usai mendampingi kedatangan Presiden Jokowi di Pasar Deli Mas Lubuk Pakam Selasa pagi.
Wiriya menegaskan proyek pembangunan Sport Center bukanlah proyek dari Pemkab Deli Serdang. Ia yakin ada pertimbangan lain sehingga Presiden Jokowi memutuskan untuk kunjungan ke Deli Serdang hanya fokus di Pasar Deli Mas saja.
Sejauh ini Wiriya mengaku dirinya juga belum mengetahui di mana lokasi utama nanti kegiatan penutupan PON XXI Aceh Sumut untuk di Wilayah Sumatera Utara. Ia mengaku sampai saat ini belum ada kepastian yang ia dapatkan apakah acara penutupan akan dilakukan di stadion utama Sport Center atau Stadion Baharoeddin Siregar.
“Sudah bisa digunakan. Besok gedung ini akan dipakai untuk pertandingan, dan hari ini digunakan untuk latihan oleh provinsi-provinsi secara bergantian,” jelasnya.
Jokowi Batal Resmikan Sport Center
Presiden Joko Widodo batal meresmikan Sport Center yang berada di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Selasa, (10/9/2024). Sport Center ini merupakan lokasi utama venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI untuk wilayah Sumatera Utara.
Beredar kabar Presiden batal meresmikan Sport Center ini karena kondisi proyek belum selesai dikerjakan. Informasi yang dihimpun agenda peresmian Sport Center ini sudah sempat dijadwalkan ketika Presiden melakukan kunjungan ke Sumatera Utara.
Khusus di Kabupaten Deli Serdang ada dua titik yang akan dikunjungi. Untuk yang pertama Pasar tradisional Deli Mas Lubuk Pakam baru yang kedua kawasan Sport Center di Batang Kuis. Pembatalan agenda peresmian sport center ini didapatkan secara resmi Selasa dini hari.
Pj Bupati Deli Serdang, Wiriya Alrahman yang diwawancarai awak media tidak menampik kalau diawal ada rencana Presiden ingin meninjau atau meresmikan Sport Center
Menurutnya ini bukan kewenangan dari mereka
“Satu titik saja Pak Presiden hari ini (ke Pasar Deli Mas Lubuk Pakam). Memang ada rencana awal Pak Presiden ingin juga meninjau ataupun meresmikan sport center tapi inikan bukan kewenangan kita (ikut menentukan),” ujar Wiriya ketika diwawancarai www.tribun-medan.com usai mendampingi kedatangan Presiden Jokowi di Pasar Deli Mas Lubuk Pakam Selasa pagi.
Wiriya menegaskan proyek pembangunan Sport Center bukanlah proyek dari Pemkab Deli Serdang. Ia yakin ada pertimbangan lain sehingga Presiden Jokowi memutuskan untuk kunjungan ke Deli Serdang hanya fokus di Pasar Deli Mas saja.
Sejauh ini Wiriya mengaku dirinya juga belum mengetahui di mana lokasi utama nanti kegiatan penutupan PON XXI Aceh Sumut untuk di Wilayah Sumatera Utara. Ia mengaku sampai saat ini belum ada kepastian yang ia dapatkan apakah acara penutupan akan dilakukan di stadion utama Sport Center atau Stadion Baharoeddin Siregar.






