KNews.id – Jakarta, Unggahan foto yang menyebut calon gubernur Jakarta Ridwan Kamil bag-bagi bantuan sosial (bansos) usai bertemu mantan presiden Joko Widodo (Jokowi), ramai di media sosial. Informasi tersebut diunggah oleh akun media sosial X (Twitter) @03__nakxxx pada Selasa (5/11/2024).
“Habis bertemu Pak Jokowi, Ridwan Kamil langsung mengeluarkan jurus terakhirnya, bansos,” tulis unggahan tersebut. Diberitakan sebelumnya, Ridwan Kamil memang bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah pada Jumat (1/11/2024).
Sehari sebelumnya, ia juga bertemu Presiden Prabowo untuk makan malam di Rumah Makan Garuda, Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Ridwan Kamil tidak menampik bahwa pertemuannya dengan Prabowo dan Jokowi itu membahas soal Pilkada 2024 Jakarta.
Lantas, benarkah paslon Ridwan-Suswono bagi-bagi bansos setelah bertemu dengan Prabowo dan Jokowi? Penjelasan timses Ridwan-Suswono Juru bicara tim pemenangan paslon Ridwan-Suswono Herzaky Mahendra Putra memastikan, pihaknya tidak pernah membagikan bansos berupa sembako beras gratis selama masa kampanye Pilkada Jakarta 2024.
Ia mengaku hanya mengadakan pasar sembako murah yang bisa ditebus oleh masyarakat. “Tebus murah sembako ini merupakan pilot project atau prototipe dari salah satu program yang akan dijalankan Ridwan Kamil-Suswono jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta.”
Herzaky menjelaskan, program tebus murah itu sejalan dengan program ketahanan pangan Ridwan-Suswono yang rencananya akan dilakukan sebulan sekali. Saat ini, timses Ridwan-Suswono tengah melakukan uji program tersebut.
Tak hanya tebus murah, beberapa program lainnya seperti mobil curhat yang juga mulai diujicobakan. Menurut Herzaky, kampanye Ridwan-Suswono dilakukan menggunakan pendekatan ide dan gagasan, bukan politik jual beli.
“Bagi kami, tidak ada politik jual beli. Semua berdasarkan pendekatan ide dan gagasan. Kami teguh pada komitmen kampanye damai, riang gembira dan tanpa kampanye hitam,” kata dia. Senada dengan Herzaky, Ridwan Kamil juga dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak mengadakan pembagian sembako gratis.
“Yang ada adalah pasar sembako murah. Nah itu saja, itu adalah gudang pasar sembako yang nanti dibeli oleh warga di acara-acara,” ucap Ridwan, masih dari sumber yang sama.
Ia juga menjelaskan bahwa gudang tersebut bukan tempat untuk menyimpan sembako yang akan dibagikan gratis, tetapi merupakan sebuah pasar sembako murah yang nantinya dijual kepada warga di acara tertentu.






