KNews.id – Jakarta – Pernyataan Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt menjadi sorotan usai insiden penembakan dalam acara jamuan makan malam White House Correspondents’. Dalam pernyataannya Leavitt menyebut akan ada beberapa tembakan malam ini.
Saat itu, ia sedang berbicara dengan seorang jurnalis Fox News, sebelum seorang pelaku bersenjata menyerang lokasi acara tersebut. Pelaku yang menurut Presiden AS Donald Trump kemungkinan merupakan ‘serigala tunggal’ juga sempat menembak seorang petugas keamanan.
“Pidato malam ini akan sangat khas Donald J. Trump. Akan lucu, menghibur. Akan ada ‘tembakan’ malam ini di ruangan. Jadi semua orang harus menonton, ini akan sangat bagus,” kata Leavitt menjelang acara seperti dikutip dari laman NDTV, Minggu 26 April 2026.
Saat ditanya siapa yang menulis pidato tersebut, ia punya jawaban sendiri. “Saya tidak bisa mengklaim itu. Seperti kebiasaan Donald Trump, beliau menulisnya sendiri. Jadi sebagian besar adalah karyanya sendiri,” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah tembakan terdengar dalam acara tahunan White House Correspondents’ Association yang digelar pada Sabtu malam di Washington. Dalam situasi tersebut, Trump terlihat langsung dikelilingi oleh agen Secret Service Amerika Serikat dengan senjata terhunus, lalu dengan cepat dievakuasi dari panggung melalui pintu belakang, sementara para tamu lain berjongkok karena panik.
Setelah kejadian, Trump menyebut pelaku penembakan sebagai ‘calon pembunuhnya’, namun berhasil dihentikan oleh Secret Service. Ia juga mengatakan bahwa sebuah video menunjukkan pelaku berlari melewati penghalang keamanan sebelum dikejar oleh petugas.
“Satu petugas tertembak, tetapi selamat karena ia mengenakan rompi anti peluru yang sangat baik. Kami melihat semua kondisi yang terjadi malam ini, dan saya harus bilang, gedung ini tidak terlalu aman,” ujarnya.
Trump juga menceritakan bahwa awalnya ia mengira suara tersebut hanyalah nampan yang terjatuh karena terdengar dari kejauhan. Namun, Ibu Negara Melania Trump justru langsung menyadari bahwa itu adalah suara tembakan.
“Saya rasa dia langsung tahu apa yang terjadi. Itu suara yang buruk,” kata dia mengingat insiden itu.
Sementara itu, pelaku disebut sudah ditangkap. ihak Secret Service menyebut kondisi pelaku masih “belum diketahui”, begitu juga dengan motifnya. (Pelaku kini didakwa dengan dua tuduhan penggunaan senjata api dan satu tuduhan penyerangan terhadap petugas federal menggunakan senjata berbahaya.)
“Pelaku sudah ditangkap dan aparat sedang menuju apartemennya. Sepertinya dia tinggal di California dan dia adalah orang yang sangat sakit, sangat sakit,” ujar Trump dalam konferensi persnya.




