spot_img

UAH: Iman Itu Naik Turun, Tapi Jangan Biarkan Terlalu Lama di Titik Terendah

KNews.id – Jakarta – Dalam perjalanan spiritual seorang Muslim, ada kalanya semangat ibadah menurun. Rasa malas menyelimuti, hati terasa kering, dan keinginan beribadah tidak sekuat biasanya. Fenomena ini dialami banyak orang.

UAH menegaskan bahwa iman itu naik dan turun. Namun tugas seorang mukmin adalah memastikan penurunannya tidak terlalu dalam dan tidak berlangsung terlalu lama.

Langkah konkret bisa dimulai dari memperbaiki pola konsumsi informasi dan lingkungan. Karena apa yang dilihat dan didengar setiap hari akan mempengaruhi kondisi batin.

Begitu juga dengan pertemanan. UAH menyarankan untuk dekat dengan orang-orang yang menjaga ibadah, agar terpancing kembali semangat iman melalui teladan yang nyata.

Saat merasa jauh dari Allah, jangan langsung berputus asa. Justru itu adalah sinyal untuk kembali mendekat, memperbaiki kesalahan, dan menyalakan kembali api keimanan.

UAH mengajak semua umat Islam untuk tidak lelah memperbaiki diri. Setiap kali iman menurun, itu artinya ada peluang untuk naik ke level yang lebih tinggi dengan evaluasi yang tepat.

Menurutnya, setiap bagian tubuh memiliki peran dalam menjaga iman. Maka kembalikan fungsinya sesuai tuntunan Islam agar iman tetap stabil, bahkan meningkat.

- Advertisement -

Dengan niat yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh, maka siapa pun bisa kembali merasakan manisnya iman, bahkan setelah masa-masa futur yang berat.

Terakhir, UAH mengingatkan agar jangan pernah remehkan satu kebiasaan baik sekecil apa pun. Karena bisa jadi itu yang menjadi kunci kembalinya kekuatan iman kita.

(NS/Lptn6)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini