spot_img

Silsilah Nabi Muhammad SAW hingga Adnan, Ini Nasab dari Pihak Ayah dan Ibu

KNews.id – Jakarta – Dari sisi nasab, Nabi Muhammad SAW berasal dari orang-orang terhormat. Berkat kesucian yang ada pada nasabnya, Nabi Muhammad dikenal dengan julukan Khairul Khalq (makhluk terbaik) dan Sayyidul Anbiya wal Mursalin (pemimpin para nabi dan rasul).

Mengenai kesucian nasab Nabi Muhammad ini pernah diriwayatkan dalam hadis Shahih Muslim yang dilaporkan oleh Wathila bin Al-Asqa’, Rasulullah SAW bersabda:

- Advertisement -

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ الرَّازِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَهْمٍ، جَمِيعًا عَنِ الْوَلِيدِ،

– قَالَ ابْنُ مِهْرَانَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، – حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، عَنْ أَبِي عَمَّارٍ، شَدَّادٍ أَنَّهُ سَمِعَ

- Advertisement -

وَاثِلَةَ بْنَ الأَسْقَعِ، يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ ” إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى

كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَاصْطَفَى قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ وَاصْطَفَى مِنْ قُرَيْشٍ بَنِي هَاشِمٍ وَاصْطَفَانِي

مِنْ بَنِي هَاشِمٍ

Artinya: “Sesungguhnya Allah SWT memilih Kinanah dari keturunan Isma’il, dan Dia memilih Quraisy dari Kinana, dan Dia memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan Dia memilihku dari Bani Hasyim.” (HR. Muslim No. 2276)

Berikut adalah silsilah Nabi Muhammad SAW dari pihak ibu maupun dari pihak ayah:

Nasab Nabi Muhammad SAW dari Pihak Ibu

Disebutkan dalam buku berjudul Sejarah Terlengkap Nabi Muhammad SAW: Dari Sebelum Masa Kenabian hingga Sesudahnya oleh Abdurrahman bin Abdul Karim, nasab Nabi Muhammad SAW dari pihak ibu adalah Muhammad bin Aminah, binti Wahbin, bin Abdul Manaf, bin Zuhrah, bin Kilab, bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr, bin Malik, bin An-Nadhr, bin Kinanah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah bin Ilyas, bin Mudhar, bin Nizar, bin Ma’ad bin Adnan.

- Advertisement -

Nasab Nabi Muhammad SAW dari Pihak Ayah

Mengutip dari buku Sirah Nabawiyah oleh Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri, berikut adalah tiga bagian mengenai nasab Nabi Muhammad SAW.

Bagian pertama, disepakati kebenarannya oleh pakar biografi dan nasab:

Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr, bin Malik, bin An-Nadhr, bin Kinanah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah bin Ilyas, bin Mudhar, bin Nizar, bin Ma’ad bin Adnan.

Bagian kedua, diperselisihkan antara nasab yang tidak diketahui secara pasti dan nasab yang harus dibicarakan, tepatnya Adnan ke atas hingga Ibrahim AS:

Adnan bin Udad bin Hamaisa’ bin Salaman, bin Aush, bin Bauz, bin Qimwal, bin Ubay, bin Awwam, bin Nasyid, bin Haza, bin Baldaz, bin Yadlaf, bin Thabikh, bin Jahim, bin Nahisy, bin Makhi, bin Aidh, bin Abqar, bin Ubaid, bin Ad-Da’a, bin Hamdan, bin Sinbar, bin Yatsribi, bin Yahzan, bin Yalhan, bin Ar’awy, bin Aid, bin daisyam, bin Aishar, bin Afnad, bin Aiham, bin Muqshir, bin Nahits, bin Zarih, bin Sumay, bin Muzay, bin Iwadhah, bin Aram, bin Qaidar, bin Ismail AS, bin Ibrahim AS.

Bagian ketiga, silsilah yang dipastikan terdapat kekeliruan, yakni dari Ibrahim AS ke atas hingga Adam AS:

Ibrahim AS bin Tarih, bin Nahur, bin Saru’ atau Sarugh, bin Ra’u, bin Falakh, bin Aibar, bin Syalakh, bin Arfakhsyad, bin Sam, bin Nuh AS, bin Lamk, bin Matausyalakh, bin Akhnukh atau Idris AS, bin Yard, bin Mahla’il, bin Qainan, bin Yanisya, bin Syaitsm bin Adam AS.

Kesahihan Nasab Nabi Muhammad SAW

Menurut buku Sejarah Lengkap Rasulullah Jilid 1 karya Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi, dalam Syarh As-Sunnah, setelah menuturkan nasab Nabi Muhammad SAW sampai ke Adnan, Imam Al-Baghawi berkata, “Tidak sah menghafalkan nasab Nabi setelah Adnan.”

Hal serupa dituturkan oleh Ibnu Qayim, “Nasab Nabi (Muhammad) yang dimaklumi keabsahannya adalah hanya sampai pada Adnan, dan itulah yang disepakati oleh para ulama. Adapun di atas Adnan, pada ulama berbeda pendapat. Mereka juga sepakat bahwasannya Adnan adalah salah satu dari keturunan Ismail.”

(RD/DTH)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini