spot_img

Salat Tahajud Bukan Sekadar Ibadah Malam, Ini 6 Keutamaannya

KNews.id – Jakarta – Salat Tahajud termasuk amalan yang tercatat dalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW juga banyak menjelaskan melalui hadits tentang keutamaan dari salat malam ini.

Salat tahajud termasuk qiyamul lail, yakni ibadah yang dilakukan pada malam hari. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah salat Isya hingga terbit fajar, dengan waktu yang paling utama pada sepertiga malam terakhir.

- Advertisement -

Dalam hadits dari Abu Hurairah RA, ia berkata, “Nabi Muhammad SAW melakukan salat malam hingga kedua kakinya membengkak. Maka, ditanyakan kepadanya, ‘Apakah engkau dibebani dengan ini, bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?’ Beliau menjawab, ‘Tidakkah aku boleh menjadi hamba yang bersyukur?'” (HR Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Salat Tahajud

  1. Mendapatkan Kedudukan yang Mulia

Allah SWT menyebut keutamaan orang-orang yang menghidupkan malam dengan ibadah dalam Al-Qur’an. Salah satunya terdapat dalam QS Al-Isra ayat 79:

- Advertisement -

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Arab-Latin: Wa minal-laili fa taḥajjad bihī nāfilatal laka ‘asā ay yab’aṡaka rabbuka maqāmam maḥmụdā

Artinya: Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

2. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Mengutip buku The Miracle Of Night Shalat Tahajjud yang ditulis Ustadz Hasan Albany, salat tahajud dilakukan pada waktu ketika sebagian besar manusia sedang beristirahat.

Rasulullah SAW bersabda:
“Salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam.” (HR Muslim)

- Advertisement -

3. Waktu Utama untuk Berdoa

Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.'” (HR Bukhari dan Muslim)

4. Mendapat Pujian dari Allah SWT

Allah SWT berfirman dalam QS Az-Zariyat ayat 17-18:

كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ ٱلَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ ۝ وَبِٱلْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya: “Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan.” (QS Az-Zariyat: 17-18)

5. Menghidupkan Sunnah Rasulullah SAW

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abi Qais bahwa ia berkata, “Aisyah RA berkata kepadaku, ‘Janganlah engkau meninggalkan salat malam karena Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah)

6. Membuka Pintu Rezeki

Dari Jabir bin ‘Abdillah RA ia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَـةً، لاَ يُوَافِقُهَا رَجُـلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ.

“Sesungguhnya di dalam malam itu ada satu waktu, jika seorang Muslim memohon kepada Allah kebaikan dunia dan akhirat, niscaya Allah akan mengabulkannya. Dan itu berlaku setiap malam.” (HR Bukhari dan Muslim)

Wallahu a’lam.

(RD/DTH)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini