spot_img
Selasa, Januari 13, 2026
spot_img
spot_img

Sering Pakai Skincare Aktif Berlebihan, Ini Bahaya Skin Barrier Rusak

KNews.id – Jakarta – Kulit terasa perih, mudah kemerahan, kering, hingga mendadak ber-jerawat meski sudah rutin skincare? Bisa jadi skin barrier, atau lapisan pelindung kulit, sedang rusak.

Skin barrier berfungsi menjaga kelembapan alami kulit sekaligus melindunginya dari iritasi, bakteri, dan polusi. Ketika lapisan ini terganggu, berbagai masalah kulit pun mudah muncul.

- Advertisement -

Langkah Pertama yang Wajib Dilakukan Saat Skin Barrier Rusak

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menggabungkan terlalu banyak active ingredients, seperti AHA, BHA, retinoid, dan benzoyl peroxide dalam satu rutinitas. Alih-alih memperbaiki kondisi kulit, kombinasi ini justru meningkatkan risiko iritasi dan memperparah kerusakan skin barrier.

Saat tanda-tanda skin barrier rusak mulai terasa, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan sementara penggunaan produk yang bersifat iritan atau eksfoliatif. Ini termasuk retinoid, AHA/BHA, hingga benzoyl peroxide.

Selanjutnya, terapkan skin regimen minimal. Fokus pada tiga produk utama, yaitu gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen. Tujuannya adalah memberi waktu bagi kulit untuk pulih tanpa terbebani terlalu banyak bahan aktif.

- Advertisement -

“Pilih produk yang bersifat soothing dan membantu perbaikan skin barrier, seperti yang mengandung panthenol dan centella asiatica,” kata Dinda. Kandungan tersebut membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan, serta mempercepat proses pemulihan.

(NS/LPT)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini