KNews.id – Jakarta – Kota Chicago menggelar berbagai kegiatan khusus untuk memperingati satu tahun kepemimpinan Paus Leo XIV sebagai pemimpin Gereja Katolik dunia. Perayaan tersebut diwarnai napak tilas ke sejumlah lokasi yang memiliki hubungan erat dengan masa kecil paus pertama asal Amerika Serikat itu.
Robert Prevost, pria kelahiran Chicago yang terpilih sebagai Paus Amerika pertama dalam sejarah Gereja Katolik, kini genap setahun menduduki Takhta Suci di Vatican City. Tepat setahun lalu, asap putih yang mengepul dari Sistine Chapel menandai terpilihnya Kardinal Robert Prevost sebagai paus baru.
Kini, umat Katolik kembali berkumpul di Saint Peter’s Square untuk menyambut lambaian tangan Paus Leo XIV dari balkon Saint Peter’s Basilica dalam peringatan tahun pertamanya memimpin Gereja Katolik. Dilansir dari CBS News pada Minggu (9/5/2026).
Perayaan serupa juga berlangsung di kawasan selatan Chicago, tempat Paus Leo XIV tumbuh besar. Komunitas lokal menggelar ziarah khusus yang diawali dengan misa di Our Lady of the Savior Parish, gereja yang menjadi paroki masa kecil sang paus.
Bagi warga South Side Chicago, Paus Leo XIV bukan hanya pemimpin umat Katolik dunia, tetapi juga sosok yang pernah menjadi bagian dari lingkungan mereka. Sejumlah jemaat mengaku pernah bernyanyi bersama ibu Paus di paduan suara gereja, sementara lainnya merupakan teman sekolah masa kecil beliau.
“Kegembiraan dan kasih sayang yang beliau bawa ke dunia saat ini sangat spesial dan sangat dibutuhkan,” ujar Jean Koehler, teman sekolah Paus Leo XIV di St. Mary’s of the Assumption School.
Keluarga Koehler bahkan masih menyimpan resep makanan favorit ibu Paus Leo XIV, yakni varian sloppy joes yang dijuluki “Messy Josephs”.
Ziarah kemudian berlanjut ke sekolah lama Paus di kawasan Riverdale. Bangunan tersebut kini sedang menjalani proses restorasi oleh pemilik baru bernama Joe Hall yang berkomitmen menjaga nilai sejarah lokasi tersebut.
“Saya sedang mempersiapkan agar tempat ini kembali beroperasi, menyongsong kemungkinan kunjungan Paus Leo di masa depan,” ujar Hall.
Rangkaian ziarah ditutup di rumah masa kecil Paus Leo XIV di kawasan Dolton. Pemerintah Desa Dolton diketahui telah membeli rumah tersebut senilai USD 375 ribu pada tahun lalu dan menetapkannya sebagai situs bersejarah.




