Saat Menkopolhukam Mahfud MD “Cacat Sejarah”
3 mins read

Saat Menkopolhukam Mahfud MD “Cacat Sejarah”

Oleh : Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik Mujahid 212

KNews.id – Ketika Mahfud MMD menjadi Menkopolhukam 2019 -2024 selain sibuk melaksanakan tupoksinya, nampak melulu membela kebijakan Jokowi, lalu tega-teganya Mahfud menyatakan, “demi kepentingan rakyat negara boleh melanggar konstitusi”. Dan terhadap pernyataan nyeleneh Mahfud tersebut, tokoh bangsa, diantaranya Said Didu pun protes keras.

Selebihnya track record Mahfud MD banyak menunjukan sikap seorang menteri yang menunjukan kesetiaannya kepada Jokowi, bukan setia dan patuh kepada rule of law. Sehingga dimata sebagian publik Mahfud CACAT SEJARAH.

Ilustrasi perilaku Mahfud, antara lain, sama sekali tidak empati kepada korban tragedi unlawful killing KM. 50 dan statemen hukum Mahfud ironis terhadap perilaku aparat terhadap tokoh ulama yang dipenjara hanya sekedar tuduhan pelanggaran prokes covid 19 (ius konstituendum/hukum cita-cita), serta bergeming dan turut mendukung terhadap tuduhan bohong, yang sekedar ucapan, “saya sehat”, yang vonis majelis hakimnya diatas hukuman pada beberapa kasus extra ordinary crime/ korupsi.

Sebaliknya Mahfud mingkem terhadap kebohongan puluhan kali Jokowi, serta bohongnya LBP. tentang big data 110 juta orang yang minta pemilu ditunda (Jokowi 3 periode) yang jelas fakta menabrak, SENGAJA MENGANGKANGI ATAU PERILAKU MAKAR TERHADAP UUD. 1945, yang akhirnya memunculkan aksi-aksi unjuk rasa serta menimbulkan korban kerusakan barang dan penganiayaan (dosen UI. Ade Armando yang terluka dan dibugili) dan hilangnya nyawa seorang anggota polisi di Kendari

Tidak lupa, ketika dirinya menjadi Menkopolhukam dikarenakan jatidirinya juga selaku intelektual, pakar hukum yang juga eks Ketua MK. Maka ada sebagian publik sempat berharap Mahfud dapat menyadarkan dengan cara membisiki Jokowi agar tidak berpola leadership yang tidak role model, karena track record kepemimpinan Jokowi banyak ditemukan melakukan praktik penyimpangan asas-asas good governance, diantaranya kebohongan atas janji-janjinya terhadap bangsa ini serta banyak melakukan tindakan pembiaran terhadap pelanggaran hukum, yang kategorinya, ” disobidience” atau pembangkangan hukum.

Dan seandainya Jokowi tidak merubah pola leadership-nya, tetap melakukan hal-hal yang melanggar etika kehidupan berbangsa, maka publik berharap agar Mahfud MD. bertindak non sibi sed omnibus, atau bertindak bukan untuk dirinya sendiri namun untuk semua orang (not for ourselves alone), melalui pola moral support kepada para anggota legislatif. Walau beresiko dirinya diberhentikan dari jabatannya, atau dipaksa mundur oleh Jokowi, maka akan lain lagi alur historis bangsa dan negara ini, karena tentunya rakyat banyak yang menaruh simpati dalam bentuk (berbagai aksi) dukungan kepadanya, bahkan bisa jadi Mahfud mendapat gelar pendekar hukum.

Kenyataan justru sebaliknya, mahfud tidak menggubris harapan publik atas dirinya, (non sibi sed omnibus) malah serius tanpa rasa malu, menyatakan, “capres 2024 membahayakan jika tidak mendukung IKN.”

Namun entah kenapa, belakangan setelah diluar kabinet lantaran undurkan diri dari jabatannya, dengan alasan keikutsertaannya sebagai kontestan pemilu pilpres 2024, nampaknya Mahfud bak oposan oplosan, nyinyiri Jokowi dalam hubungan anggaran projek pembangunan IKN dan setelahnya tidak jarang mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi. Apakah sakit hati, atau kah mahfud terkena gejala power syndrome, atau terjangkit amnesia ? Akibat dampak kekalahan pilpres 2024.

Sehingga, andai kelak ketika ada pihak yang menyatakan Mahfud sosok tipikal tegas, konsisten dan pemberani dalam penegakan hukum (pendekar hukum) maka sejarah hukum akan serius menentangnya berdasarkan banyak data empirik.

Referensi berita:

https://rm.id/baca-berita/nasional/68623/soal-konstitusi-bisa-dilanggar-mahfud-dilawan-kawan

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220828150458-12-840073/mahfud-sebut-kasus-km-50-tindak-pidana-biasa

https://www.liputan6.com/news/read/4441388/mahfud-md-tak-ada-kriminalisasi-ulama-mereka-dihukum-karena-lakukan-kejahatan

https://nasional.sindonews.com/read/1271933/12/mahfud-md-negara-akan-kacau-jika-ada-calon-pemimpin-yang-menentang-ikn-1702033973

https://www.faktakini.info/2022/10/damai-lubis-bangsa-ini-butuh-mahfud-md.html?m=1

https://www.cnbcindonesia.com/news/20240601100538-4-542985/mahfud-md-tantang-pemerintahan-jokowi-soal-tapera-bilang-begini

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220411193506-20-783429/polisi-meninggal-saat-kawal-demo-presiden-3-periode-di-kendari

Laporan LBP Bohong Ditolak Mabes Polri Kekeliruan Besar Melanggar KUHAP dan Perkap

https://rmol.id/politik/read/2023/10/22/594183/ngaku-tetap-jadi-pendekar-hukum-mujahid-212-beberkan-dosa-dosa-mahfud-md-terhadap-umat

https://finance.detik.com/infrastruktur/d-7387094/mahfud-sindir-investor-asing-belum-ada-masuk-ikn-cari-terus-mas-bahlil

https://www.cnbcindonesia.com/news/20240601100538-4-542985/mahfud-md-tantang-pemerintahan-jokowi-soal-tapera-bilang-begini

(Fhd/NRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *