spot_img

Rakyat Jogja Aksi Dukung Hak Angket DPR

KNews.id – Mengenang momentum Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, elemen masyarakat pro demokrasi menggelar aksi besar di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, lokasinya tidak jauh dari Monumen Vredeberg Serangan Umum 1 Maret.

Warga akan menduduki selama enam jam seperti layaknya peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Sedangkan tuntutan yang diusung dalam aksi ini yakni menolak Pemilu Curang hingga mendukung hak angket DPR.

- Advertisement -

Selain itu, warga juga menuntut turunkan harga sembako yang belakangan ini harganya melambung usai pembagian bansos jelang Pemilu 2024.

Budayawan Yogyakarta Sigit Sugito mengatakan, aksi tidak hanya dilakukan oleh pendukung 01 dan 03 saja, namun masyarakat umum yang cinta demokrasi juga turun ke jalan. “Kami ingin demokrasi tetap tegak berdiri di NKRI. Itu alasan kami turun ke jalan.”

- Advertisement -

Dalam aksi tersebut juga akan dilakukan penandatangan petisi rakyat dukung hak Angket DPR untuk mengungkapkan penyalahgunaan kekuasan, politisasi bansos, dan membongkar pelanggaran Pemilu. Selama aksi bertajuk Petisi Rakyat Jogja Menggugat Pemilu Curang ini akan dimeriahkan dengan pembacaan puisi, orasi, aksi budaya.

Ketua AB Ningrat Yogyakarta ini mengungkapkan, aksi berlangsung dalam dua gelombang di lokasi yang sama. Pertama dimulai pukul 10.00 WIB. Sedangkan yang kedua pukul 13.00 WIB.

Untuk perizinan sudah ada dari kepolisian. “Awalnya teman-teman 01 mengajukan izin pukul 13.00 WIB, setelah di kepolisian ternyata pukul 10.00 WIB ada aksi serupa yang dilakukan teman-teman 03,” jelasnya.

“Baik 01 dan 03 sudah saling koordinasi untuk aksi besok. Teknisnya seperti apa masih dalam pembahasan lebih lanjut,” imbuh Sigit.

(Zs/Kba)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini