KNews.id – Jakarta – Pemerintah akan menarik dana Rp 120 triliun yang berasal dari keuntungan Danantara untuk kas negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan permintaan setoran tersebut meski menuai protes dari Danantara.
“Kami akan masukin ke PNBP situ walaupun mereka masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah. Jadi kita aman, ruang fiskal tetap terjaga,” kata Purbaya dalam acara ‘Sarasehan 100 Ekonom Indonesia’, di Jakarta, Kamis (3/9).
Purbaya yang juga merupakan anggota dewan pengawas Danantara ini menegaskan, penyerahan sebagian keuntungan Danantara itu merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia mengakui belum mengetahui detail keuntungan yang menjadi sumber setoran dana tersebut.
“Dari keuntungan (Danantara). Saya enggak tahu, yang janji kan Pak Rosan (CEO Danantara Rosan Roeslani) ke Bapak Presiden. Saya terima aja, kan enak,” kata Purbaya.
Purbayas sebelumnya menjelaskan, keputusan pengembalian sebagian keuntungan Danantara kepada pemerintah dilakukan setelah memperhitungkan kebutuhan investasi lembaga tersebut. Jika terdapat kelebihan dana dari kebutuhan investasi, sebagian dapat dikembalikan kepada pemerintah.
“Presiden sudah menghitung, kira-kira kebutuhan investasi mereka berapa. Kalau lebih, ya sebagian ditarik ke pemerintah. Jadi itu sisa kelebihan dari kebutuhan investasi Danantara,” kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (28/8).
Menurut Purbaya, tambahan penerimaan tersebut juga dapat menjadi cadangan pemerintah untuk membiayai kebutuhan yang tidak terduga.
“Sementara itu juga tentu ke cadangan kalau kita perlu pengeluaran lebih yang tak terduga,” kata Purbaya.






