KNews.id – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan meresmikan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai wilayah pesisir Indonesia hingga akhir 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat sektor kelautan dan perikanan nasional.
“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia kita perbaiki. Tahun ini, bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia,” kata Prabowo saat kunjungan di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI, Minggu (10/5/2026).
Prabowo menjelaskan setiap kampung nelayan nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari pabrik es, cold storage, hingga stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN).
“Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es, desa nelayan punya es, supaya semua nelayan punya es. Kemudian, akan ada udang benih, cold storage, juga akan ada tempat SPBU nelayan, solar khusus untuk nelayan,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ikan sekaligus memperkuat rantai distribusi perikanan nasional.
Selain itu, SPBN dinilai dapat membantu nelayan memperoleh akses bahan bakar dengan harga lebih terjangkau.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo berharap pembangunan kampung nelayan juga dapat segera direalisasikan di wilayah Pulau Miangas.
“Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini dalam waktu yang tidak lama lagi,” ucapnya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Pesisir
Prabowo optimistis pembangunan infrastruktur pendukung akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Lima bulan saudara akan punya desa nelayan yang cukup bagus ya, sudah ada lapangan terbang mungkin. Hasil ikannya bisa kita pasarkan biar penghasilannya tambah,” kata dia.
Selain pembangunan kampung nelayan, pemerintah juga menyalurkan bantuan kapal untuk meningkatkan kapasitas produksi nelayan. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyerahkan kapal berukuran 15 gross ton (GT) kepada masyarakat nelayan setempat.
“Hari ini kita beri bantuan, satu kapal berapa besarnya 15 gross ton besar juga itu, luar biasa itu,” pungkas Prabowo.





