spot_img
Jumat, Maret 13, 2026
spot_img
spot_img

Politikus Gerindra Puji Polda Metro tak Langsung Memihak Bripka Madih di Kasus Tanah

Awal mula kasus dugaan ‘polisi peras polisi’ viral di media sosial melalui postingan Bripka Madih yang mengaku diperas sesama polisi saat mengurus soal sengketa lahan milik orang tuanya di Bekasi ke Polda Metro Jaya pada 2011. Lahan tersebut, menurut dia, kini dikuasai oleh sebuah perusahaan.

Menurut Madih, tanah milik orang tuanya itu dibeli dengan cara melawan hukum. Ia juga mengklaim ada beberapa akta jual beli (AJB) yang tidak sah karena tidak disertai cap jempol. Dugaan pemerasan itu terjadi pada 2011.

- Advertisement -

“2011 itu setelah pemeriksaan berkas-berkas, kita sangkal di situ ada surat pernyataan bahwa tempat yang ditempatin itu dibeli dari calo-calo. Terus ada akta-akta yang nggak (dicap) dijempol. Ini kan murni kekerasan, penyerobotan, kok bisa timbul akta?” kata Madih, dilansir 20detik, Sabtu (4/2). (Ach/Dtk)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini