spot_img

Penjualan Rumah Primer Anjlok 15,09% di Triwulan IV 2024, Ada Apa?

KNews.id – Jakarta – Penjualan rumah di pasar primer pada triwulan IV 2024 secara tahunan menunjukkan penurunan.

Berdasarkan hasil survei Bank Indonesia (BI), penjualan properti residensial pada periode tersebut mengalami kontraksi sebesar 15,09 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 7,14 persen (yoy).

- Advertisement -

Hal tersebut didorong oleh penurunan penjualan rumah tipe kecil dan menengah yang masing-masing tercatat kontraksi sebesar 23,70 persen (yoy) dan 16,61 persen (yoy).

Sementara itu, penjualan rumah tipe besar tumbuh 20,44 persen (yoy) pada triwulan IV 2024.

- Advertisement -

Penjualan rumah juga menurun secara triwulanan. Penjualan rumah primer pada triwulan IV 2024 mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 6,62 persen (qtq), berlanjut dari kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 7,62 persen (qtq).

Kontraksi pertumbuhan penjualan rumah pada triwulan IV 2024 terjadi pada rumah tipe kecil dan menengah masing-masing sebesar 11,94 persen (qtq) dan 9,13 persen (qtq). Sementara itu, penjualan rumah tipe besar menunjukkan peningkatan sebesar 14,12 persen (qtq).

Berdasarkan hasil survei, sejumlah faktor yang menghambat pengembangan dan penjualan properti residensial primer adalah kenaikan harga bangunan (21,40 persen), masalah perizinan (15,05 persen), suku bunga KPR (14,31 persen), proporsi uang muka yang tinggi dalam pengajuan KPR (10,59 persen), perpajakan (9,72 persen), dan lainnya (15,05 persen).

(NS/Kmps)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini