spot_img

Pengamat Pendidikan: Pemecatan Masal adalah Tindakan Ngawur dan Tidak Berperikemanusiaan.

KNews.id – Jakarta – Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai, kebijakan cleansing atau bersih-bersih guru honorer dengan melakukan pemecatan masal adalah tindakan ngawur dan tidak berperikemanusiaan. Itulah top 3 news hari ini.

Menurut dia, cleansing tak harusnya dilakukan di awal tahun ajaran baru. Terlebih prosesnya dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan kepada guru honorer sebelumnya. Darmaningtyas pun meminta agar para pengambil kebijakan berpikir logis serta membayangkan apabila kebijakan serupa menimpa diri mereka.

- Advertisement -

Sementara itu, belum lama ini, viral sebuah foto di sosial media yang menunjukkan lima orang berlatar Nahdlatul Ulama (NU) melakukan kunjungan pertemuan dengan Presiden Israel Isaac Herzog. Mereka adalah Gus Syukron Makmun, Dr Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania yang bertemu dengan Presiden Isaac Herzog di Israel.

Usai viralnya foto tersebut, cukup banyak menuai kecaman. Sebab, sebagai bagian dari Ormas Islam terbesar di Indonesia, mereka dinilai tidak berempati dengan situasi invasi Israel terhadap rakyat Palestina. Sejumlah tokoh pun angkat bicara.

- Advertisement -

Salah satunya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Savic Ali yang menyesalkan lima Nahdliyin (pengikut NU) bertemu Presiden Israel Isaac Herzog.

Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai, kebijakan cleansing atau bersih-bersih guru honorer dengan melakukan pemecatan masal adalah tindakan ngawur dan tidak berperikemanusiaan.

“Itu (cleansing) jelas tindakan yang ngawur, tidak berperikemanusiaan, tidak pakai otak,” kata Darmaningtyas, Rabu, 17 Juli 2024.

Menurutnya, cleansing tak harusnya dilakukan di awal tahun ajaran baru. Terlebih prosesnya dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan kepada guru honorer sebelumnya.

“Harusnya cleansing itu ya dilakukan di akhir tahun ajaran sehingga para guru sudah tahu kalau di tahun ajaran baru mereka tidak ada jam mengajar lagi,” ucap Darmaningtyas.

(NS/Lptn6)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini