spot_img
Kamis, Juni 20, 2024
spot_img

PASKODE: Polri Perlu Klarifikasi Soal Oknum Detasmen 88 Polri Menguntit Jampidsus

KNews.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia membenarkan kejadian soal penguntitan terhadap Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Ardiansyah oleh Anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Pusat Advokasi dan Studi Konstitusi Demokrasi (PASKODE) Harmoko M. Said S.H., M.H mendesak Polri untuk menjelas kepada Publik mengenai kebenaran isu tersebut.

- Advertisement -

“Mabes Polri perlu menjelaskan kepada Publik setelah pihak Kejagung telah menyatakan adanya penguntitan terhadap Jampidsus oleh oknum Anggota Detasmen 88 . Apabila benar bahwa pihak Kejagung telah menyerahkan oknum penguntit tersebut, maka Polri kami desak perlu mendalami oknum Detasmen 88 Polri yang melakukan penguntitan tersebut apakah melaksana perintah, atau inisiatif pribadi, jika hal itu berdasarkan perintah maka oknum yang memberi Perintah harus diproses”, Ujarnya Harmoko

Harmoko Juga mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti laporan terhadap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah yang dilaporkan oleh Indonesia Police Watch (IPW) bersama sejumlah organisasi masyarakat lain, yang tergabung dalam Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST).

- Advertisement -

Sekertaris Bidang Hukum dan Ham DPP IMM ini juga mendorong kepolisian dan Kejaksaan untuk selalu bersinergi bila ada kasus-kasus tindak pidana khusus yang perlu harus diselesaikan bersama.

Dalam Sistem Peradilan Pidana hubungan lembaga penegak hukum perlu penguatan sinergitas (komunikasi, koordinasi dan kolaborasi) yang saling menguatkan antarkelembagaan, oleh karenanya untuk terwujudnya sistem peradilan pidana terpadu diperlukan sinkronisasi antara bidang substansi, bidang struktural , dan bidang kultural. Ketiga bidang ini diharapkan dapat berjalan beriringan, saling mendukung serta tidak terpisahkan satu dengan yang lain. Tutup Harmoko.

- Advertisement -

(Fhd/NRS)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini