KNews.id – Jakarta – Sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar merupakan bagian dari keringanan (rukhsah) yang diberikan dalam Islam, khususnya bagi muslim yang sedang dalam kondisi tertentu seperti perjalanan jauh.
Pelaksanaan jamak taqdim dilakukan dengan menggabungkan dua sholat pada waktu yang pertama.
Niat sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar perlu dipahami dengan benar agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain niat, tata cara dan syarat sahnya juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Sholat Jamak Taqdim
Dalam buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari karya KH. Muhammad Habibillah dijelaskan bahwa sholat jamak merupakan pelaksanaan dua sholat fardhu yang digabungkan dalam satu waktu.
Contohnya adalah menggabungkan sholat Dzuhur dengan Ashar, atau Maghrib dengan Isya.
Secara umum, sholat jamak terbagi menjadi dua jenis, yaitu jamak taqdim dan jamak ta’khir. Jamak taqdim adalah penggabungan dua sholat fardhu yang dikerjakan pada waktu sholat yang lebih awal. Misalnya, sholat Ashar dilaksanakan pada waktu Dzuhur atau sholat Isya dikerjakan pada waktu Maghrib.
Adapun syarat sholat jamak taqdim meliputi beberapa hal berikut:
Berniat untuk melaksanakan jamak taqdim pada sholat yang pertama.
Dilaksanakan secara berurutan tanpa diselingi ibadah lain, seperti sholat sunnah.
Dikerjakan secara tertib dengan mendahulukan sholat yang waktunya lebih awal, misalnya Dzuhur terlebih dahulu kemudian Ashar.
Niat Jamak Taqdim Dzuhur dengan Ashar
أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوعًا إِلَيْهِ الْعَصْرُ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhazh-zhuhri arba’a rak’ātin majmū’an ilaihil ‘ashri adā’an lillāhi ta’ālā.
Arti: Aku niat sholat fardhu Dzuhur 4 rakaat dengan jamak bersama Ashar karena Allah Ta’ala.
أُصَلِّي فَرْضَ الْعَصْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتِ اللَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushall fardhal ‘ashri arba a raka ätin lillāhi ta’ālā.
Artinya: Aku menyengaja shalat fardhu ashar empat rakaat karena Allah Ta’ala.
Niat Jamak Taqdim Maghrib dan Isya
أُصَلِّي فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَحْمُوعًا بِالْعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيمِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal maghribi tsalâtsa raka’ātin majmů’an bil ‘isya-i jam’a taqdimin lillāhi ta’ālā.
Artinya: Aku niat sholat fardhu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak taqdim karena Allah Taala.
أُصَلِّي فَرْضَ الْعِشَاءِ أَرْبَعَ رَكَعَاتِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli fardhal ‘isya-i arba’a raka’ätin lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku menyengaja shalat fardhu isya empat rakaat karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Jamak Taqdim
Pelaksanaan sholat jamak taqdim dilakukan dengan menggabungkan dua sholat fardhu dalam waktu sholat yang pertama. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
Diawali dengan membaca niat jamak taqdim pada sholat pertama, misalnya ketika melaksanakan sholat Dzuhur.
Selanjutnya, melaksanakan sholat Dzuhur empat rakaat sebagaimana biasa.
Setelah salam, sholat dilanjutkan dengan mengerjakan sholat Ashar sebanyak empat rakaat tanpa diselingi aktivitas lain.
Pada sholat kedua ini tidak perlu mengulang niat jamak taqdim, cukup berniat untuk melaksanakan sholat seperti biasa.
Ketentuan ini juga berlaku pada pelaksanaan jamak taqdim untuk pasangan sholat lainnya, seperti Maghrib dan Isya. Perbedaannya hanya terletak pada jumlah rakaat serta bacaan niat yang disesuaikan dengan masing-masing sholat.




