KNews.id – Ada dugaan penguasa meminta KPU menyelenggarakan debat capres dan cawapres tanpa melibatkan penonton. “Tiba-tiba KPU mengubah format debat capres dan cawapres tanpa penonton. Saya menduga pesanan penguasa,” kata pengamat politik Muslim Arbi.
Kata Muslim, dugaan debat tanpa penonton untuk melindungi Gibran agar tidak grogi. “Selama ini yang mendapat sorotan debat itu Gibran. Putra sulung Presiden Jokowi sangat lemah dalam berdebat,” tegasnya
“Nonton bareng tidak jadi dilaksanakan, karena semua TV akan menyiarkan secara langsung,” kata Hasyim dalam jumpa pers di Kantor KPU, Senin (11/12/2023).
“Tidak hanya televisi, tapi semua platform-platform yang kaitannya dengan penyiaran termasuk radio, baik streaming dan sebagainya diberikan akses untuk menyiarkan debat capres,” sambungnya. (Zs/SN)






