spot_img

Memanas, Iran Tangguhkan Dialog dengan AS dan Ancam Tutup Selat Hormuz

KNews.id – Jakarta – Iran menangguhkan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) sebagai bentuk protes terhadap serangan brutal Israel di Lebanon.

Media Iran, Tasnim, melaporkan Teheran menuntut penghentian segera agresi keji yang dilakukan Israel di Gaza dan Lebanon, serta penarikan penuh pasukan Israel dari Lebanon.

- Advertisement -

Tasnim juga mewartakan hingga posisi Iran dan kelompok perlawanan terkait isu-isu tersebut terpenuhi, tidak akan ada perundingan dengan AS.

“Mengingat berlanjutnya serangan rezim Israel di Lebanon, dan mengingat Lebanon merupakan salah satu prasyarat gencatan senjata yang kini telah dilanggar di semua lini, termasuk Lebanon, tim perunding Iran menangguhkan pembicaraan dan pertukaran dokumen melalui para mediator,” tulis pemberitaan Tasnim, Senin (1/6).

- Advertisement -

Tasnim juga menulis Iran dan kelompok-kelompok perlawanan di kawasan telah memasukkan agenda penutupan total Selat Hormuz, juga pengaktifan front-front lain dalam langkah mereka ke depan.

Front lain yang dimaksud mencakup Selat Bab el-Mandeb, jalur strategis di ujung selatan Laut Merah, tempat kelompok Houthi di Yaman.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer menyerang kawasan Dahieh di Beirut, pinggiran selatan ibu kota Lebanon, yang dikenal sebagai basis kuat kelompok Hizbullah.

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini