spot_img

Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan: Mencegah Penyakit Menurut Penelitian

KNews.id – Jakarta – Labu siam sering jumpai sebagai pelengkap hidangan sayur lodeh atau tumisan. Labu siam sendiri sebenarnya termasuk dalam keluarga Cucurbitaceae, yang juga mencakup labu, melon, dan mentimun. Meski begitu, di Indonesia, berbeda dengan “saudara” lainnya, labu siang justru lebih banyak diolah sebagai sayuran.

Tapi tahukah Anda, selain dimanfaatkan sebagai olahan sayur, labu siam ternyata punya segudang manfaat kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui? Beberapa manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari konsumsi labu siam adalah mencegah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, gangguan pencernaan, hingga kanker.

- Advertisement -

Berikut penjelasan bagaimana labu siam bisa mencegah beberapa penyakit.

1. Penyakit jantung

- Advertisement -

Kaya akan serat dan antioksidan, labu siam membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Dikutip dari Healthline, antioksidan seperti myricetin dalam labu siam memiliki sifat antiinflamasi dan mampu mengurangi kolesterol jahat (LDL), yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular.

Di samping itu, beberapa penelitian membuktikan, serat dalam labu siam juga mampu menurunkan kadar kolesterol dengan cara mengikatnya di usus. Penelitian lain juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tinggi serat memiliki risiko rendah terkena penyakkt jantung, stroke, dan kematian akibat penyakit jantung.

2. Tekanan darah tinggi

Dirangkum dari Verywell Health, kandungan kalium dalam labu siam membantu melemaskan dinding pembuluh darah, sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah. Dalam penelitian tahun 2010 di jurnal Pharmaceutical Biology yang dilakukan pada hewan, ditemukan bahwa labu siam dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan cara melemaskan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah. Efek ini diperkuat oleh kandungan polifenolnya.

Studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal Redox Report tahun 2023 menemukan, konsumsi labu siam dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing sebesar 7 dan 4 mmHg.

3. Diabetes tipe 2

- Advertisement -

Dilansir dari WebMD, labu siam memiliki kandungan serat tinggi dan rendah karbohidrat, yang membantu menjaga kestabilan gula darah. Serat larut dalam labu siam dapat memperlambat proses penyerapan glukosa dalam darah, sehingga mencegah lonjakan gula darah yang mendadak.

Studi juga menunjukkan bahwa senyawa dalam labu siam meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2. 4. Gangguan pencernaan Kandungan serat yang tinggi dalam labu siam juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.  Serat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

Selain itu, serat juga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus dan meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek yang penting untuk kesehatan usus. Labu siam juga tinggi senyara flavonoid. Senyawa ini membantu enzim pencernaan mengeluarkan sisa-sisa makanan dengan lebih lancar.

Gangguan fungsi hati Labu siam berpotensi mencegah penyakit perlemakan hati atau sering disebut dengan istilah fatty liver. Kondisi di mana lemak menumpuk dalam jaringan hati yang dapat mempengaruhi fungsinya. Dalam penelitian pada tikus, pemberian ekstrak labu siam ditemukan mampu mengurangi kadar kolesterol dan timbunan asam lemak di hati.

Ini disebabkan oleh kandungan nutrisi dalam labu siam dapat membantu tubuh mengatur metabolisme lemak. 6. Kanker Labu siam mengandung antioksidan yang bernama myricetin. Beberapa penelitian membuktikan bahwa myricetin memiliki sifat anti-kanker.

Dua penelitian tabung reaksi yang terbit dalam jurnal Nutrients (2017) dan Nutrition and Cancer (2015) menemukan bahwa ada kandungan dalam labu siam yang bisa memperlambat pertumbuhan dan perkembangan beberapa sel kanker seperti kanker serviks dan leukimia.

Meski begitu, bukti yang ada saat ini belum cukup kuat untuk menyebut bahwa konsumsi labu siam bisa melawan kanker. Meski begitu, labu siam tetap bisa menjadi pilihan sumber nutrisi yang baik dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Dengan mengonsumsinya secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat, Anda dapat membantu mencegah berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal.

(NS/Kmps)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini