Oleh : Sutoyo AbadiĀ
KNews.id – Jakarta, Logical fallacy adallah sebuah kesalahan dalam penalaran. Hal ini terjadi karena seseorang salah dalam memahami sebuah argumen atau alasan sesuatu harus terjadi
Indikasi kuat AM Hendropriyono terserang virus logical fallacy, Menurut Michel M. LaBoissiere dalam jurnal Logical Falacies (2010: Kesesatan logika berpikir yang timbul karena terjadi ketidak sesuaian antara apa yang dipikirkan dan bahasa yang digunakan untuk merumuskan pokok pikiran.
Hendropriyono jangan memutar balik fakta. Demo kemarahan ini tidak terjadi dalam semalam atau dua malam.Tidak ada rakyat marah tanpa sebab, semua dimulai dari satu hal yang selama ini terus menekan rakyat bawah.
“Tidak ada gerakan masa yang lahir tanpa sebab. Rakyat bergerak ketika harga diri mereka diinjak, sudah muak dengan segala kebohongan, kelicikan politik dan hilangnya harapan dan pertolongan dari pemerintah dan wakil-wakil rakyat di pemerintahan.”
Ketika rakyat sudah tidak lagi bisa berharap kepada pemerintah dan wakil-wakil rakyat dipemerintahan, jalan terakhir rakyat bergerak menuntut keadilan dan akan menghentikan kekuasaan yang sudah melenceng dari garis rambu rambu konstitusi.
Mantan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Jenderal (Purn) AM Hendropriyono merespons soal isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hanya karena adanya munculnya usulan nakzulkan Gibran.
AM Hendropriyono sebagai penasehat Presiden bidang politik dan keamanan, terbaca terkena virus Logical fallacy hanya sebatas itu jalan pikirannya sangat naif, sangat tidak layak sebagai penasehat presiden.
AM Hendropriyono meminta semua pihak untuk fokus bekerja. Hal ini diungkapkan AM Hendropriyono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).
Meminta rakyat bekerja sebagai tenaga rodi menjajahan gaya baru dengan segala macam tekanan hidupnya sementara penguasaan hidup mewah dan bersenang-senang diatas kemiskinan rakyat, adalah pikiran seorang penasehat Presiden yang sangat naif.
AM Hendropriyono tidak perlu menggurui para aktifis yang sedang berjuang menyelamatkan Indonesia. Akan lebih baik ikut berjuang menyadarkan penguasa agar cepat sadar atas kesalahannya yang ugal – ugalan, bisa kembali tulus bekerja sesuai tujuan negara sesuai Pembukaan UUD 45, untuk kesejahteraan rakyat.
Kemarahan rakyat karena selama 10 tahun sebagai Presiden Jokowi dengan semua ternaknya selalu menggunakan logical fallacy atau fallacia deception semua berbentuk tipu muslihat atau tipuan. Memutar balik fakta, pembodohan publik, fitnah, pembunuhan karakter, memecah belah dan meraih kekuasaan dengan janji palsu.
Hentikan cara berpikir ngawur atau bentuk kerancuan pikir secara normal ( akademis ) yang diakibatkan oleh ketidak disiplin pelaku nalar dalam menyusun data dan konsep, secara sengaja maupun tidak sengaja.
Tidak ada salahnya HP dan LBP meminta maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia, sesuai digital rekam sejarahnya termasuk sebagai arsitek naiknya Jokowi sebagai Presiden dan sekarang hanya mewariskan kerusakan negara mengarah pada kehancuran.
(FHD/NRS)





