spot_img
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Kominfo Memastikan Transformasi Digital di Tanah Air Akan Tetap Jalan

KNews.id – Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan transformasi digital di Tanah Air akan tetap jalan terus setelah serangan siber ke Pusat Data Nasional Sementara (PDNS). Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria mengatakan, transformasi digital tidak boleh berhenti meski terganggu kejahatan siber.

“Kita tidak boleh mundur, dan harus maju terus! Digitalisasi jalan terus dan Indonesia harus bisa berada di depan, ini jangan sampai mematahkan semangat kita untuk transformasi digital,” kata Nezar lewat keterangan tertulis, 26 Juni 2024.

- Advertisement -

Nezar mengatakan, transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi, mempermudah proses bisnis, dan memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah. Menurut dia, insiden serangan siber menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat keamanan siber dalam proses transformasi digital. “Kita memetik pelajaran yang cukup penting di sini, ya, dan sangat critical,” ujar dia.

Nezar memastikan dalam desain transformasi digital di Indonesia, Kementerian Kominfo juga telah memperhatikan aspek keamanan siber. Ia mengatakan insiden serangan siber terhadap infrastruktur digital menjadi pelajaran penting akan ada celah dalam keamanan digital. Menurut dia, hal itu akan selalu mendorong pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan siber. “Tidak ada tempat yang aman, itu harus ada awareness begitu, bagi semua infrastruktur digital,” tandasnya.

Nezar Patria juga memohon maaf atas nama Kementerian Komindo kepada masyarakat yang mengalami kendala akibat terganggunya layanan publik. “Ini serangan sudah terjadi, berarti menunjukkan adanya kelemahan. Kominfo sebagai lembaga yang menaungi persoalan ini menyatakan permohonan maaf terutama kepada publik yang layanannya terganggu,” kata dia.

Sebelumnya Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyatakan bahwa proses pembangunan Pusat Data Nasional permanen tetap berjalan sesuai target, meski PDN Sementara terkena serangan ransomware.

- Advertisement -

Adapun lumpuhnya PDN Sementara karena serangan siber yang menyebabkan 282 tenant layanan pemerintah itu terjadi sejak 20 Juni 2024. “Kasus (serangan Ransomware) ini tidak menggangu tahapan-tahapan pembangunan PDN yang lebih permanen,” ujarnya ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta pada Rabu, 26 Juni 2024.

Ia menyebut, pada Agustus 2024 PDN Permanen yang terletak di Cikarang, Jawa Barat, bakal diresmikan pemerintah. Akibat bobolnya pusat data yang berlokasi di Surabaya itu, Usman mengungkapkan, pemerintah bakal mengevaluasi pembangunan PDN Permanen.

(Zs/NRS)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini