“Sebuah entitas politik pemerintahan yang menerkam, mengoyak dan mencabik-cabik Pancasila, UUD 1945 dan NKRI,” paparnya.
Saat pemerintah Jokowi berkuasa, Indonesia telah mengalami kehancuran nyaris di semua aspek. Kebudayaan kapitalistik yang hedon telah membuat rakyat tercerabut dari akar nilai-nilai spiritual dan religi. Keinginan mencari kesenangan hidup dan mengabaikan prinsip-prinsip Akhlakul kharimah, membuat hampir seluruh rakyat Indonesia hanya menjadi bangsa yang sekedar beragama tapi tak Bertuhan.
“Kebohongan demi kebohongan, fitnah keji dan pembunuhan menjadi pemandangan biasa dalam pergaulan sosial dan interaksi kebangsaan. Rakyat Indonesia di bawah kepemimpinan rezim boneka dan aparat monster, layaknya populasi penduduk yang primitif dan barbar yang hidup di era modern,” pungkasnya. (AHM/SN)






