KNews.id – Jakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengatakan tantangan yang dihadapi seluruh dunia saat ini semakin kompleks, dengan konflik yang berkaitan dan lintas batas, sehingga menurutnya, dunia harus membangun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2.0 yang baru.
Dia mengatakan saat ini tantangan yang dihadapi dunia semakin kompleks. Konflik saling berkaitan, dan dampaknya melintasi batas negara.
Oleh karena itu, menurutnya, PBB harus berubah dan mendefinisikan kembali sistem, proses, dan strategi untuk bekerja lebih baik, guna mewujudkan dunia yang lebih baik dan menjadi lebih relevan.
“Karena kemakmuran yang berkelanjutan hanya dapat dicapai ketika setiap negara memilih perdamaian daripada konflik. Kerja sama daripada persaingan dan kolaborasi daripada perpecahan,” jelasnya.
Jokowi menyampaikan bahwa tidak ada negara yang dapat berhasil sendirian, tidak ada bangsa yang dapat makmur dalam konflik, dan tidak ada perdamaian yang dapat dibangun tanpa kepercayaan.
Di bagian lain dia juga menyebut Asia Tenggara telah menjadi lebih dari sekadar kawasan yang beragam, melainkan juga telah menjadi contoh nyata tentang bagaimana peradaban dapat hidup berdampingan, belajar satu sama lain, dan tumbuh bersama.






