spot_img

Jangan Asal Main Padel, Gerakan Swing Berlebihan Bisa Picu Saraf Kejepit

KNews.id – Jakarta – Olahraga padel kini tengah menjadi primadona baru di kota-kota besar. Gabungan antara tenis dan skuas (squash) ini digandrungi karena dinilai lebih mudah dimainkan oleh pemula, seru, dan tentunya sangat estetik untuk diunggah ke media sosial.

Namun di balik keseruan memukul bola di dalam lapangan kaca, ada risiko kesehatan yang mengintai jika kita tidak berhati-hati. Salah satu cedera yang mungkin bisa terjadi adalah saraf kejepit.

- Advertisement -

Dokter spesialis bedah saraf, dr Victorio, SpBS dari Lamina Hospital mengatakan bahwa setiap orang sebaiknya tidak menganggap remeh olahraga ‘fun’ seperti padel.

“Olahraga padel berisiko terkena saraf kejepit itu apabila biasanya pada posisi swing atau saat kita memutar tulang pinggang kita. Kadang-kadang mengejar bola terlalu jauh,” kata dr Rio kepada detikcom saat ditemui di Lamina Hospital, Jumat (5/6/2026).

- Advertisement -

“Itu juga membuat diskus atau bantalan itu kaget, sehingga itu yang membuat bantalannya rusak, robek yang kalau terus-terusan dilakukan, itu bisa terjadi saraf kejepit,” lanjutnya.

Berbeda dengan tenis biasa, lapangan padel lebih kecil dan dikelilingi dinding kaca. Ini membuat ritme permainannya sangat cepat, menuntut pemainnya untuk terus bergerak aktif.

dr Rio menekankan pentingnya persiapan yang layak sebelum turun ke lapangan. Salah satunya adalah dengan ‘pemanasan’ sebelum tubuh digunakan untuk bermain padel.

“Pemanasan dan juga kita mampu mengukur kegiatan kita jangan berlebihan,” katanya.

(NS/DTK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini