KNews.id – Yogyakarta, 20 Juni 2026 – Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sebagai rangkaian dari Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28, Bank Mandiri menghadirkan program Mandiri Bakti Kesehatan dan Literasi UMKM Pasar Ngasem, yang berfokus pada memperkuat aspek kualitas hidup masyarakat melalui akses kesehatan yang lebih inklusif dan penguatan kapasitas ekonomi lokal.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan program ini menjadi wujud nyata komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan akselerasi yang bertumbuh dan keunggulan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui Mandiri Bakti Kesehatan dan Literasi UMKM Pasar Ngasem, Bank Mandiri ingin memperkuat akses kesehatan, meningkatkan literasi keuangan, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat yang selama ini turut menjaga dan melestarikan warisan budaya Yogyakarta.
Sebagai salah satu kegiatan utama, Bank Mandiri menyelenggarakan Mini General Check Up di Puro Pakualaman dan Puralaya Imogiri pada 19 Juni 2026 serta di Keraton Ngayogyakarta pada 20 Juni 2026. Program ini menjangkau sebanyak 1.650 orang dari kelompok Abdi Dalem di tiga titik lokasi tersebut melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar berupa cek kolesterol, cek gula darah, cek asam urat, cek tekanan darah, hingga cek kesehatan mata.
Bank Mandiri juga menyerahkan bantuan alat kesehatan dan perlengkapan pendukung medis di klinik keraton guna mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan keraton.
Bersamaan dengan momen tersebut, Bank Mandiri juga menggelar Khitanan Massal Mandiri Bakti Kesehatan bagi 280 anak dari wilayah sekitar Prambanan serta anak dan kerabat keluarga Abdi Dalem Keraton. Selain memperoleh layanan khitan gratis yang aman dan berkualitas, para peserta juga menerima bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan menulis sebagai dukungan terhadap kebutuhan pendidikan.
Pada saat yang sama, Bank Mandiri juga menghadirkan program Literasi UMKM Pasar Ngasem yang menyasar pedagang Pasar Ngasem Yogyakarta. Program ini memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan digital, pemanfaatan layanan transaksi non-tunai, serta penguatan literasi keuangan guna meningkatkan daya saing usaha mikro dan kecil di era ekonomi digital.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha, Bank Mandiri turut menyalurkan bantuan perangkat kebersihan dan pengecatan sarana umum guna menciptakan lingkungan usaha yang lebih sehat, nyaman, dan produktif.
Pustaka Luhur, Akses untuk Semua
Selain mendukung aspek kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Bank Mandiri juga memperkuat upaya pelestarian budaya melalui digitalisasi manuskrip kuno yang tersimpan di Perpustakaan Widyapustaka Pakualaman. Inisiatif bertajuk “Pustaka Luhur, Akses untuk Semua” ini dihadirkan untuk menjaga sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kekayaan intelektual dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam naskah kuno peninggalan Kadipaten Pakualaman.
Sebagai salah satu pusat khazanah budaya Jawa, Widyapustaka Pakualaman menyimpan berbagai manuskrip yang merekam jejak sejarah, tata pemerintahan, seni, sastra, hingga nilai-nilai etika yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Yogyakarta. Untuk itu, Bank Mandiri mendukung proses digitalisasi, alih aksara, dan alih bahasa naskah kuno agar warisan pengetahuan tersebut dapat terdokumentasi dengan baik, lebih mudah diakses, serta dimanfaatkan oleh pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat luas.
Rangkaian kegiatan tersebut melengkapi berbagai program TJSL yang telah dijalankan Bank Mandiri dalam penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026, antara lain melalui program Mandiri Sahabat Desa yang diwujudkan lewat perbaikan jalan, pembangunan batas desa, dan aksi bersih desa di 28 desa yang dilalui rute lomba, serta penyaluran 2.800 paket sembako bagi masyarakat. Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk terus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
(FHD/BMRI)





