Presiden mulai bisa menangkap masyarakat mulai marah. Ungkapan seperti ada secercah muatan simpatik yang enak didengar tetapi sangat sulit dirasakan sebagai sebuah kebenaran untuk menghapus stigma sebagian ketika rakyat yang sudah sampai pada kesimpulan dugaan bahwa semua kejadian, kebohongan, kecurangan, kegaduhan dan perpecahan di masyarakat bersumber dari Istana.
Residen pernah bergumam soal Pilpres bahwa yang menghendaki jabatan 3 periode akan menjerumuskan dirinya. Faktanya lain bahkan macam macam skenario seperti airbah untuk perpanjangan masa jabatan, di cari sumbernya arahnya dari Istana.
Terjadinya malang melintang kuasa oligarki menguasa semua pejabat negara dari pusat sampai daerah , partai politik ( parleman ) dan hampir semua lembaga hukum, sumbernya dari Istana.
Ribut dan kekhawatiran bahwa Pemilu / Pilpres akan menjadi pesta para bandit, badut dan bandar politik, sumber virusnya juga dari Istana. Bakal calon Presiden yang sedang melakukan sosialisasi dirinya ke masyarakat, sasaran hambatan macam macam hanya mengarah kepada capres Anies Baswedan, intervensi sangat jelas dari Istana.





